Peras Korban, Anggota BNN Gadungan Diciduk Petugas

PERISTIWA | 6 November 2019 14:40 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, menangkap seorang pria mengaku anggota BNN yang memeras warga dan meminta sejumlah agar tidak terjerat kasus narkotika.

"Dia mengaku anggota BNN dengan menunjukkan id card dan meminta uang ke korban supaya dia tidak mengungkap kasus narkoba ke polisi," kata Kepala BNN Kabupaten Bogor, Nugraha Setia Budhi, Rabu (6/11).

Budhi menjelaskan, pelaku berinisial HF ini sebelumnya mengintai calon korbannya yang terindikasi narkoba lalu meminta uang Rp6 juta agar HF tidak memperpanjang kasus.

"Jadi dia memeras orang tua korban, dia bilang kalau anaknya nggak mau dipolisikan, harus kasih uang Rp6 juta. Sebelumnya memang diintai dulu," jelasnya.

Dari tangan pelaku, BNN Kabupaten Bogor juga mengamankan enam bungkus plastik kecil transparan berisi ganja sintetis, selain itu uang tunai Rp1 juta dan telepon genggam juga diamankan.

"Uang Rp1 juta itu baru uang muka. Kalau mau bebas, si korban harus menyerahkan Rp6 juta. Pengakuan pelaku sih ini baru pertama kali," kata Budhi.

Budhi menjelaskan, pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 378 dan 368 KUHP dengan ancaman hukuman pidana di atas 5 tahun. "Tapi korban juga kita minta datang untuk diperiksa apakah positif narkoba atau tidak," katanya.

Agar terhindar dari hal serupa, Budhi menjelaskan dalam prosedur penangkapan kasus narkoba, anggota BNN selalu dibekali dengan surat tugas, sekalipun dia memiliki identitas asli.

Baca juga:
Pura-pura Diserempet Lalu Jarah Kontainer, Perampok di Medan Menyamar Jadi Polisi
2 Anggota Komplotan Polisi Gadungan di Garut Ditangkap usai Tipu Warga Puluhan Juta
Polisi Gadungan Ditangkap usai Ancam Sebar Foto dan Video Bugil Korban
Tipu Warga, Polisi Gadungan di Garut Diciduk di Tempat Karaoke
Ngaku Sebagai Anggota Polri, OK dan RU Ditangkap dengan Bukti Pistol Mainan
Ngaku-ngaku Polisi Berpangkat Aiptu, Dua Pemuda Rampas Motor di Tambora

(mdk/ded)