Perbaikan Taxiway dan Pemasangan AFL, Bandara Samarinda Ditutup 26 Hari

PERISTIWA | 9 November 2019 03:04 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, bakal ditutup sementara selama 26 hari, menyusul pengerjaan perbaikan taxiway, dan pemasangan Air Field Lighting (AFL). Sebanyak 48 penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, di Balikpapan.

"Kamis (7/11) kemarin, sudah dirapatkan di Kemenhub. Diputuskan penutupan operasional sementara mulai 20 November-15 Desember 2019," kata Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi dalam keterangan resmi di kantornya, Jumat (8/11).

Dodi menerangkan, penutupan operasional menjawab permintaan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, yang berencana melaksanakan perbaikan taxiway dalam rentang waktu itu.

"Selain itu, juga terkait pemasangan AFL. Jadi ada dua progres kegiatan yang menjadi alasan penutupan sementara. Selain perbaikan, juga ada pemasangan AFL di sisi runway, taxiway dan juga apron. Pemasangan AFL bersumber APBN senilai Rp 12 miliar. Untuk perbaikan taxiway didanai APBD Kaltim," ujar Dodi.

1 dari 1 halaman

48 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Sepinggan

Terkait itu, Bandara APT Pranoto resmi mengeluarkan Notice to Airmen (Notam), dan diteruskan kepada delapan maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Samarinda. "Dampaknya, 48 penerbangan sementara dialihkan ke Balikpapan," tambah Dodi.

"Kemenhub dan kami sudah berkoordinasi dengan AP I Bandara SAMS Balikpapan. Karena pemindahan penerbangan di Balikpapan, berkaitan dengan slot yang tersedia," tambah Dodi.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dishub Kalimantan Timur Salman Lumoindong mengatakan, perbaikan taxiway mengacu pada rekomendasi tim panel Kemenhub, yang menilai mesti dilakukan peningkatan struktural taxiway, di tengah terus tumbuh pesat penerbangan dari dan menuju Samarinda, sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Timur.

"Ada kandungan air di bawah permukaan, dan beban taxiway sudah berlebih. Kegiatan ini bersumber APBD Kaltim Rp3 miliar. Ada 100 meter dari panjang taxiway 160 meter yang kita perbaiki," ungkap Salman. (mdk/cob)

Baca juga:
Bandara Samarinda Ditutup Sementara, Maskapai Penerbangan Akui Bakal Merugi
Angkasa Pura I Libatkan ACI Evaluasi Tingkat Keselamatan Bandara Solo
Sambut Halloween, Bandara Ngurah Rai Pasang Dekorasi Suasana Seram tapi Ceria
Groundbreaking Bandara Kediri Ditargetkan Maret 2020
Pemkab Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Bandara Soedirman di Purbalingga
Menhub Budi: Bandara Wamena Akan Kembali Beroperasi Normal Dalam Sepekan
Ibu Kota Baru Akan Terhubung Kereta Listrik ke Bandara Balikpapan