Perbedaan Kemasan Vaksin Covid-19 Sinovac

Perbedaan Kemasan Vaksin Covid-19 Sinovac
Vaksinasi Covid-19 di Tangsel. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
PERISTIWA | 18 Januari 2021 11:04 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Indonesia sedang menjalani proses vaksinasi sebagai usaha mencegah penularan virus covid-19. Dimulai dari Presiden Jokowi hingga tenaga kesehatan.

Presiden Jokowi mengungkapkan ketersediaan 426 juta vaksin Covid-19 pada 2021. Tahap awal, Indonesia menggunakan Sinovac untuk vaksinasi covid-19. Namun, Satgas Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk tak kaget jika melihat ada informasi tentang 3 kemasan vaksin COVID-19 dari Sinovac yang berbeda-beda. Kemasan yang berbeda tersebut menandakan tiga tahapan yang berbeda.

Pertama, sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, Sinovac melakukan uji klinis vaksinnya bersama Tim Uji Klinis Universitas Padjajaran. Vaksin yang digunakan untuk uji klinis ini dikemas dengan nama SARS-CoV-2 Vaccine.

Vaksin COVID-19 yang digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi adalah vaksin jadi yang diproduksi Sinovac langsung dan diberikan Persetujuan Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM, yaitu dengan kemasan bernama CoronaVac.

Di awal Januari, Sinovac sudah mengirimkan 15 juta dosis vaksin COVID-19 dalam bentuk bahan baku (vaksin curah) untuk bisa diolah menjadi vaksin jadi dan didistribusikan PT Bio Farma. Yang ini akan mengenakan kemasan vaksin yang berbeda juga.

Berikut 3 Perbedaan Vaksin Covid-19 Sinovac:

1. Kemasan SARS-CoV-2 Vaccine

Ini merupakan vaksin yang diimpor khusus untuk pelaksanaan uji klinis fase 3 di Bandung.

Vaksin dikemas dalam prefilled syrenge (pfs) isi 1 dosis, kemudian 1 pfs dikemas dalam 1 dus sekunder.

2. Kemasan CoronaVac (SARS-CoV-2 Vaccine Sinovac)

Merupakan vaksin yang diimpor langsung dari Sinovac. Vaksin dikemas dalam dus berisi 40 vial (tutup oranye/jingga) di mana per vial ukurannya 2 ml dan berisi 1 dosis.

Tiga juta dosis vaksin ini dialokasikan untuk para tenaga kesehatan (nakes).

3. Kemasan Vaksin COVID-19 Bio Farma

Vaksin ini diproduksi PT Bio Farma dan merupakan hasil kerja sama transfer teknologi dengan Sinovac.

Vaksin dikemas dalam kemasan dus sekunder berisi 10 vial ukuran 5 ml, di mana setiap vial berisi vaksin 10 dosis (tutup vial berwarna dark navy). Vaksin ini akan didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Vaksin dan pelaksanaan 3M merupakan kunci mengakhiri pandemi Corona. 3M yang dimaksud adalah selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain.

(mdk/ded)

Baca juga:
Kabupaten Tangerang akan Dapat Jatah 8.840 Vaksin Covid-19 Tahap Pertama
Seberapa Ampuh Vaksin Covid-19 Sinovac?
Vaksin Covid-19 dari WHO untuk Negara Miskin Dibagikan Pada Kuartal Pertama 2021
Disuntik Vaksin Covid-19, Ariel Noah Ungkap Efek Samping yang Dirasakannya
Dua Nakes di Solo Mengeluh Pegal dan Pusing Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami