Percepat Pemeriksaan Covid-19, Ridwan Kamil Beli Mesin Ekstraksi dari Korea Selatan

Percepat Pemeriksaan Covid-19, Ridwan Kamil Beli Mesin Ekstraksi dari Korea Selatan
PERISTIWA | 10 April 2020 12:56 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membeli mesin ekstraksi dari Korea Selatan untuk memeriksa sampel virus corona (Covid-19). Mesin ini disebut-sebut bisa mengakselerasi kemampuan hingga pemeriksaan 1.200 sampel per hari.

Selain mesin ekstraksi, mereka pun sudah membeli 20 ribu reagen atau reaktan untuk pemeriksaan covid-19 dengan teknik polymerase chain reaction (PCR). Di luar dari itu, pemeriksaan sampel dibantu oleh sejumlah universitas yang ada di Jawa Barat.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menilai, peningkatan kapasitas tes menjadi fokus untuk memetakan penyebaran dan mempercepat penanggulangan pandemi.

"Sekarang Labkesda Jabar bisa mengetes 1.200 per hari, jadi lompatannya luar biasa," kata dia usai meninjau Labkesda, Kamis (9/4).

Dia mengakui, harga reagen atau reaktan memang jauh lebih mahal dengan alat rapid tes. Harganya bisa mencapai rp500.000 per sampelnya. Namun pembelian ini sangat penting untuk mendeteksi virus Covid-19.

Nantinya, reagen akan didistribusikan ke sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Jabar yang mempunyai laboratorium pengujian, khususnya didistribusikan di wilayah zona merah.

"Kita sudah rapat kerja dengan IPB dan UI mereka punya lab sendiri jadi sebagian dari 20 ribu itu kami kembangkan untuk pengetesan di wilayah Depok, Bogor dan sekitarnya," kata dia.

Dengan tambahan mesin ekstraksi dan reagen, Labkesda Jabar akan mengetes ulang warga terindikasi Covid-19 yang sudah dilakukan berdasarkan rapid diagnostic test (RDT). Sejauh ini, jumlahnya ada 820 orang.

"Sekarang sedang diantrikan di Labkesda untuk memastikan positif atau negatif, kalau sudah nanti langsung disampaikan," ucapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Perluasan Basis Pajak Dibutuhkan di Tengah Kemerosotan Ekonomi Akibat Covid-19
Kantor Hukum Ini Beri Layanan Aduan Keringanan Kredit Nasabah yang Ditolak Leasing
Gugus Tugas: Disiplin Individu Penting, Disiplin Kolektif Jauh Lebih Penting
Sembuh Corona, 18 Warga Kota Bekasi Dipulangkan ke Rumah Jalani Observasi
Tenaga Medis Polri di Wisma Atlet: Dua Pekan Bertugas, Dua Pekan Isolasi
Selama PSBB Jakarta, Motor Pribadi Boleh Berboncengan Asal Penumpang Satu Alamat
Bupati Tangerang Minta Camat Bentuk Gugus Tugas Covid-19 dari Tingkat RT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami