Percepat Penyaluran Bansos Tunai, Menko PMK Minta Dukungan Pemerintah Daerah

Percepat Penyaluran Bansos Tunai, Menko PMK Minta Dukungan Pemerintah Daerah
PERISTIWA | 19 Mei 2020 01:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya membantu masyarakat rentan dan terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19. Salah satunya Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang berbentuk bantuan sosial tunai yang diberikan kepada 9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di luar Jabodetabek, sebesar Rp600 ribu/bulan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta kerja sama pemerintah daerah untuk mempercepat penyampaian data keluarga penerima Bansos Tunai tersebut.

"Penyampaian data dari kabupaten dan kota ditunggu maksimal hingga Selasa (19/5) pekan ini. Bila diperlukan bisa menghubungi Kemendagri untuk mendorong percepatannya. Jika lewat dari Selasa, maka data dialihkan kepada daerah lain yang masyarakatnya terdampak dan masih membutuhkan," katanya, Senin (18/5).

Dia menerangkan, pemerintah menargetkan penyaluran Bansos Tunai telah tersalurkan kepada 8,25 juta KPM sebelum Hari Raya Idul Fitri melalui PT Pos. Sebab anggaran untuk Bansos Tunai sudah tersedia dan siap salur.

"Selanjutnya percepatan penyaluran tergantung data di daerah dan skenario penyaluran oleh PT. Pos," ungkapnya.

Sementara itu, Dirut PT. Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan, pihaknya akan menambah jumlah titik penyaluran dan menambah waktu pelayanan masyarakat yang akan melakukan transaksi, agar target penyaluran selesai sebelum hari raya Idul Fitri.

"Solusi PT. Pos untuk mempercepat penyaluran bansos tunai akan menambah jumlah waktu layanan dan menambah jumlah titik layanan," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Pemerintah Diminta Tindak Tegas Kasus Politisasi Bansos Warga Terdampak Corona
Gerindra Usulkan Pemerintah Ubah Skema Bantuan Jadi Uang Tunai
Polisi Selidiki Penyelewengan Bansos dan BLT di Sumut
Mendes PDTT Sebut Kecil Kemungkinan Terjadinya Tumpang Tindih Data Penerima BLT
Stafsus Sri Mulyani Akui Penyaluran Bansos Belum Cepat dan Tepat Sasaran

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5