Peredaran 35 Kg Sabu-Sabu Digagalkan, Satu Kurir Ditembak Mati

Peredaran 35 Kg Sabu-Sabu Digagalkan, Satu Kurir Ditembak Mati
PERISTIWA | 2 Juni 2020 22:04 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polisi menggagalkan peredaran 35 Kg sabu-sabu asal China di Sumatera Utara. Dua orang kurir ditangkap, seorang di antaranya ditembak mati.

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan awalnya menangkap Ilham (30), warga Jalan Desa Sei Lunang, Sei Kepayang Timur, Kota Tanjung Balai, Sumut. Pria ini diringkus di salah satu hotel di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (21/5) sekitar pukul 03.30 Wib. Dari tangannya disita 5 Kg sabu-sabu dalam kemasan teh Cina. Dia mengaku mendapat barang haram itu dari Zak (DPO).

"Kita memerintahkan untuk yang 5 Kg ini dikembangkan. Hasilnya luar biasa, dari pengakuan IH (llham), ada sindikat lain di kawasan Sungai Apung, Asahan," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin di RS Bhayangkara Medan, Selasa (2/6).

Berdasarkan informasi yang didapat, pengintaian dilakukan di lokasi yang disebutkan. Minggu (31/5) pagi sekitar pukul 08.00 Wib petugas menyergap Doddy Sitorus (40) yang tengah berada di atas boat.

kurir sabu ditembak mati di sumut

Di perahu kayu yang dibawa warga Jalan Teluk Nibung Gang Kelong, Sei Merbau, Kota Tanjung Balai itu ditemukan 3 karung putih berisi 30 bungkus kemasan teh Cina berwarna hijau. “Kita duga ini adalah impor dari Cina. Karena biasanya dikemas dalam kemasan teh,” jelas Martuani.

Tersangka mengaku disuruh SD (DPO) untuk membawa sabu-sabu itu ke rumahnya. Petugas kemudian melakukan pengembangan, namun pria yang disebutkan itu tidak ditemukan.

Doddy disebutkan melakukan perlawanan dan berupaya melukai petugas menggunakan celurit. Dia tewas setelah dadanya ditembak.

"Tersangka melakukan perlawanan. Dalam doktrin penindakan, apabila ada orang lain yang mengancam keselamatan petugas dan orang lain, maka kita lakukan proses tetap tindakan tegas, tepat dan terukur," jelas Martuani.

Jasad Doddy kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Sementara polisi masih memburu tersangka lain dalam jaringan pengedar narkoba China-Malaysia-Indonesia ini.

Martuani menegaskan bahwa Polda Sumut bersama Polres jajaran tidak akan memberikan ruang kepada para pengedar narkoba di Sumut.

"Saya menegaskan bahwa kami dari jajaran Polda Sumatera Utara dan polres jajaran akan tetap tegas dalam menangani kasus narkoba, karena ini merusak generasi bangsa," ucapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Bawa Sabu dan Ekstasi, Tiga Pelaku Ragu Lewati Pos Cek Poin PSBB
Petugas Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Lewat Jasa Transportasi Logistik
Bos Jasa Ekspedisi Manfaatkan Perusahaan Kirim 71 Kg Sabu dari Sumatera ke Jakarta
BNN Jateng Gagalkan Penyelundupan Narkoba Dalam Boneka di Pekalongan
Konselor Rehabilitasi Selundupkan Obat Terlarang untuk Narapidana
Seorang Petugas Perempuan Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Kerobokan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5