Pergi Cari Suaka ke Australia, 6 WN China Terdampar di NTT

PERISTIWA | 29 Januari 2020 04:02 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Enam warga negara (WN) China terdampar di Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/1). Mereka hendak mencari suaka ke Australia, dengan menumpang satu perahu tradisional yang dinakhodai dua warga lokal.

Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Ari Wibowo kepada merdeka.com mengatakan, enam WN China beserta dua warga lokal itu ditemukan oleh Sat Pol Air dan Lanal Rote Ndao, sekitar pukul 11.00 WITA dan dievakuasi ke Pos TNI AL Papela.

"Mereka dari Kupang mau ke Australia namun diadang oleh kapal patroli Australia, dan mereka kembali ke Indonesia. Karena kehabisan bahan bakar, mereka terdampar di laut Rote," jelasnya.

Menurut Bambang Ari Wibowo, setelah dilakukan pemeriksaan identitas, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, untuk melakukan pendeteksian suhu tubuh, guna memastikan keenam warga negara China tersebut bebas dari virus Corona.

"Hasil pemeriksaan dari Dinas Kesehatan mereka negatif terpapar virus Corona. Kita sudah lakukan koordinasi dengan Imigrasi Kupang, dan besok keenam WNA ini akan dijemput dan dibawa ke Kupang," ungkapnya.

Berikut nama-nama warga negara China dan dua ABK yang terdampar:

1. Fan Shenghong (Jiangsu/China)
2. Cui Henggo (Jiangsu/China)
3. Hang Yongsheng (Jiangsu/China
4. Wang Sisen (jiangsu/China)
5. Han Baolin (Jiangsu/China)
6. Chu Kaishan (Jiangsu/China)
7. Aba panggilan akem (Flores/Adonara Timur)
8. Mardan (Sulawesi selatan). (mdk/cob)

Baca juga:
Potret Imigran Pencari Suaka yang Terlantar di Kalideres
Pria Irak Didakwa di Australia karena Selundupkan Pencari Suaka dari Indonesia
Janji Kosong UNHCR Bantu Pencari Suaka di Kalideres
Alasan Pemprov DKI Gembok Pagar Utama di Gedung Eks Kodim Tempat Pencari Suaka
Gedung Eks Kodim Kalideres Kembali Jadi Lokasi Penampungan Pencari Suaka
Anies: Pemprov DKI Tidak akan Sekedar Mengusir Pencari Suaka

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.