Pergi ke Ladang, 2 Warga Rokan Hulu Tertimbun Tanah Longsor

PERISTIWA | 6 Desember 2019 05:03 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Bencana alam tanah longsor terjadi di perbukitan Desa Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Kedua orang dilaporkan tertimbun tanah longsor.

"Dua korban diduga masih tertimbun tanah longsor di lokasi kejadian. Pihak keluarga korban menginformasikan, saat kejadian mereka berada di dalam rumah itu," ujar Kapolsek Rokan IV Koto Iptu Rusmizahelpi, Kamis (5/12).

Tim gabungan Polsek Rokan IV Koto, bersama Basarnas Provinsi Riau dan masyarakat melanjutkan pencarian.

Rus menyebutkan, identitas korban yaitu Elipati Zebua (55) warga Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo, dan Tabezhisoki Zebua (25) warga Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo Rohul.

Polisi sudah memintai keterangan saksi dari Fery Zebua (27) Febrian Zebua (23) dan Adrianus Samosir (47).

Awal mula kejadian itu diketahui oleh Adrianus Samosir. Dia datang melapor ke Polsek Rokan IV Koto, dan menceritakan bahwa anggota pekerjanya yang tertimbun longsor di ladang.

Musibah tanah longsor terjadi saat Elipati Zebua berangkat dari rumah menuju kebun milik mereka di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto bersama tiga anaknya; Feri Zebua, Tabezhisoki dan Febrian Zebua.

Dua jam kemudian, Tabezhisoki menelepon istrinya yang berada di rumah dan memberi tahu bahwa mereka sudah sampai di rumah yang ada di ladang.

Feri Zebua dan Febrian sempat pulang ke rumahnya dengan membawa hasil jerat seekor babi hutan.

Tidak lama berselang, sang istri menghubungi HP Tabezhisoki sekitar pukul 21.00 WIB namun tidak diangkat. Tak menyerah, dia kembali menghubungi HP suaminya namun sudah tidak aktif.

Istri Tabezhisoki, dan anaknya Febrian berangkat menuju kebun yang berada di Rokan. Setibanya di kebun rumah ladang itu sudah rata dengan tanah.

Febrian melaporkan kepada keluarga yang ada di Desa Teluk Aur, sekitar pukul 17.00 WIB didampingi, Adrianus Samosir untuk ke Polsek Rokan IV Koto.

Setelah itu, keluarga didampingi Kanit Reskrim Bripka Elfajri, Kanit Intel Aipda Arwan Utama, Ka SPK II Aipda J Manik sekitar pukul 17.15 WIB, berangkat menuju ke lokasi tanah longsor.

"Untuk menjangkau TKP tidak mudah, menempuh jalan yang terjal butuh waktu 30 menit lamanya baru tiba di lokasi. Setelah sampai, kami melihat posisi rumah tidak tampak lagi. Sudah pindah ke arah depan sepanjang 60 meter akibat di sapu tanah longsor bercampur air, kayu serta lainnya," jelasnya.

Tidak jauh dari posisi rumah itu, ditemukan 2 ekor anjing dengan kondisi sudah mati, dompet salah satu korban, sepeda motor serta tumpukan pakaian korban. Pencarian terhadap korban dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB. (mdk/cob)

Baca juga:
Dinding Turap Roboh, Seorang Ibu di Tangsel Tewas Tertimpa Longsor
Becho Bersihkan Longsor yang Menyebabkan Pengendara Motor Tewas
Ini Penyebab Tanah Ambles di Area Kontrakan Ciputat Timur
Tasikmalaya Diguyur Hujan, Ratusan Rumah Rawan Terdampak Pergerakan Tanah
Warga Ciputat Timur Dihebohkan Tanah Ambles Hingga 2 Meter di Area Kontrakan
Rumah Rawan Ambruk Karena Pergerakan Tanah, 9 Warga di Garut Dievakuasi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.