Pengungsi Banjir Bandang Puncak Kehilangan Perhiasan dan Uang

Pengungsi Banjir Bandang Puncak Kehilangan Perhiasan dan Uang
ilustrasi pencurian. ©Independent
PERISTIWA | 21 Januari 2021 19:40 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Perhiasan emas 13 gram milik salah satu pengungsi banjir bandang di Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, raib digasak maling.

Erlin (21) mengaku kehilangan perhiasannya usai dirinya beserta keluarga pergi meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri saat banjir bandang pada Selasa (19/1). Saat menyelamatkan diri, dia mengaku tidak sempat membawa barang-barang di rumahnya.

"Langsung ninggalin rumah. Nggak ingat mau bawa apa-apa," kata Erlin, Kamis (21/1).

Dia untuk sementara ini tinggal di kediaman saudaranya di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

"Waktu itu saya bawa anak saja. Kemarin sudah ke rumah diperiksa. Sebagian masih aja baju. Tapi uang sama perhiasan 13 gram hilang. Uangnya saya lupa berapa," ujarnya.

Hingga saat ini, Erlin mengaku masih belum melaporkan kehilangannya kepada polisi.

"Belum. Belum lapor," tutup Erlin. (mdk/fik)

Baca juga:
Rumah Korban Sriwijaya Air Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Jemuran Lenyap
Maling di Palembang Elus Pipi Wanita sebelum Bawa Kabur Ponsel
Polisi Tangkap Dua Pelaku Penganiaya Pencuri hingga Tewas
Pegawai Koperasi di Bontang Embat Dana Pinjaman Rp46,8 Juta untuk Judi Online
Viral ART Ketahuan Curi Perhiasan Seharga Puluhan Juta, Sikap Majikan Tuai Pujian
Dituding Curi Sawit, Kaki Seorang Warga Rohil Putus Ditebas Parang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami