Periksa Peternak Babi, Polisi Pertanyakan Lokasi Penguburan Bangkai

PERISTIWA | 27 November 2019 16:56 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Kasus pembuangan bangkai babi masih terjadi di Kota Medan sekitarnya. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan para peternak terkait kejadian yang meresahkan warga ini.

"Perkembangannya masih ada saksi-saksi yang kita periksa dulu terkait itu, dinas-dinas terkait seperti Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, yang berkaitan dengan Perwal di Medan atau Perda di Deli Serdang, sejauh ini untuk saksi baru itu. Saksi penangkapan masih anggota kita, saksi dari yang lain belum," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto, Rabu (27/11).

Sejauh ini polisi baru menangkap beberapa orang yang kedapatan membawa bangkai babi. Mereka belum tertangkap tangan membuangnya. Karenanya, Eko mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Mereka masih memintai keterangan saksi dan ahli.

"Kalau kita kenakan Undang-Undang Lingkungan Hidup Pasal 98 apakah sudah mencemarkan lingkungan, apakah berdampak pada kesehatan manusia? Itu perlu keterangan ahli juga, apakah warga ada terdampak dari situ? Juga perlu pemeriksaan di laboratorium," ucap Eko.

1 dari 1 halaman

Periksa Peternak Babi

Polisi juga memeriksa peternak-peternak yang memelihara babi di atas 50 ekor. "Mereka dimintai keterangan dan pertanggungjawabannya. Kalau babinya mati dikuburkan di mana?," ucap Eko.

Terkait pria yang diduga pengemudi ojek online yang terekam membawa babi di Jalan Sisingamangaraja Medan pada Minggu (24/11) malam, Eko menyatakan, pihaknya tidak dapat menindaklanjutinya. Tujuan si pengemudi mengangkut ternak itu belum diketahui.

Dia pun mengimbau agar masyarakat yang melihat orang yang membuang bangkai babi segera melaporkan kepada pihak kecamatan. "Bagi peternak-peternak babi apabila babinya mati tolong laporkan ke Polsek atau ke kecamatan," imbaunya.

Kasus pembuangan bangkai babi ini meresahkan warga Medan dan Deli Serdang sekitarnya. Kejadian ini bersamaan dengan wabah hog cholera atau kolera babi merebak di sejumlah daerah di Sumut. Ribuan babi yang terjangkit penyakit ini dilaporkan mati. (mdk/ray)

Baca juga:
Aksi Buang Bangkai Babi Masih Terjadi di Sumatera Utara
Wabah Hog Cholera Meluas di Sumut, 10.298 Ekor Babi Mati
Satu Lagi Pembawa Bangkai Babi di Deli Serdang Ditangkap Polisi
Babi Mati Akibat Virus Hog Cholera di Sumatera Utara Capai 9.421
Pembuang Bangkai Babi Ditangkap di Deli Serdang, Berdalih Diupah untuk Menguburkan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.