Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Warga di Yogya Berebut 7 Gunungan

PERISTIWA | 21 November 2018 22:00 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Memperingati Hari Lahirnya Nabi Muhammad SAW, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Maulid, Rabu (21/11). Dalam Grebeg Maulid ini, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat membagikan tujuh gunungan.

Ketujuh gunungan itu adalah tiga Gunungan Kakung, satu Gunungan Darat, satu Gunungan Pawuhan, satu Gunungan Esti dan sata Gunungan Gepak. Ketujuh gunungan dibuat dari hasil bumi.

Ketujuh jenis gunungan ini dibawa keluar dari keraton dan kemudian diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk syukur. Ketujuh gunungan itu dibagikan di tiga tempat yaitu lima gunungan di Masjid Gedhe Kauman, satu gunungan di Kompleks Kepatihan dan satu gunungan lagi diberikan ke Puro Pakualaman.

Setibanya di Masjid Gedhe Kauman, lima gunungan menjadi sasaran rebutan warga yang memang sudah menanti. Tak butuh waktu lama, lima gunungan dari hasil bumi itu langsung ludes sesaat usai diletakkan di depan Masjid Gedhe Kauman.

Sri Handayani (67), seorang petani asal Gunungkidul mengaku sengaja datang untuk mengikuti prosesi gunungan. Sri pun ikut serta saat berebut gunungan.

"Saya sering ikut acara rayahan gunungan ini. Saya dapat kacang panjang. Ini mau saya bawa pulang terus saya tanam di sawah," ujar Sri.

Sedangkan menurut Darsono (59) warga Bantul menuturkan dia ikut meramaikan acara gerebeg. Dirinya pun sengaja datang untuk ikut tradisi rayahan gunungan tersebut.

"Dapat apem sama kacang panjang. Mau saya simpan saja," tutup Darsono.

Baca juga:
Tradisi Warga Mesir Sambut Maulid Nabi dengan Permen
Ibu di Batam Meninggal Saat Menyenandungkan Selawat Nabi
Libur Maulid Nabi, Warga Wisata ke Kota Tua
Perayaan Sekaten di Solo, Ribuan Warga Rebutan Gunungan demi Ngalap Berkah
Suka Cita Napi & Anak-anak di Pulau Dewata Peringati Maulid Nabi
Presiden Jokowi Ajak Umat Muslim Teladani Sifat Nabi Muhammad

(mdk/cob)