Hot Issue

Perjalanan Mutasi Virus Covid-19 Masuk Indonesia

Perjalanan Mutasi Virus Covid-19 Masuk Indonesia
Corona. Unsplash ©2020 Merdeka.com
NEWS | 2 Desember 2021 08:02 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 hampir dua tahun melanda banyak negara di Tanah Air. Virus ini pertama kali terdeteksi akhir 2019 lalu di Wuhan, China. Di Indonesia, kasus Covid-19 ditemukan pada 3 Maret 2020.

Seiring berjalannya waktu, sejumlah mutasi virus Covid-19 terus ditemukan. Terkini, ditemukan varian baru yang dinamakan Omicron. Varian ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Beruntung sampai saat ini belum masuk ke Indonesia. Penelitian sementara, varian ini tidak memiliki perbedaan gejala dengan varian lainnya.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, Omicron kemungkinan lebih cepat menular dibandingkan varian Delta. Sebab, berdasarkan sebaran kasus di Afrika Selatan, Omicron mendominasi dibandingkan varian lainnya. Padahal, Omicron baru teridentifikasi pada 9 November 2021.

Saat ini, dunia termasuk Indonesia sedang mewaspadai Omicron. Pemerintah Indonesia langsung menutup akses masuk bagi pelaku perjalanan internasional WNA dari 11 negara yang sudah terpapar Omicron. 11 Negara tersebut ialah Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Angola, Namibia, dan Hong Kong.

2 dari 2 halaman

Merdeka.com merangkum macam-macam varian Covid-19 yang masuk ke Indonesia mengacu data Kementerian Kesehatan, Kamis (2/12). Berikut rinciannya:

Varian SARS-CoV-2
Ditemukan pertama kali di: Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada 31 Desember 2019
Masuk RI: Terdeteksi 3 Maret 2020

Mutasi D614G
Ditemukan pertama kali di: Eropa dan Amerika pada Februari 2020
Masuk RI: April 2020

Mutasi B11282 atau P2
Ditemukan pertama kali di: Brasil pada April 2020
Masuk RI: April 2020

Mutasi N439K
Ditemukan pertama kali di: Skotlandia pada Maret 2020
Masuk RI: November 2021

Mutasi B1525 atau Eta
Ditemukan pertama kali di: Inggris pada Desember 2020
Masuk RI: Desember 2020

Mutasi B117 atau varian Alfa
Ditemukan pertama kali di: Inggris pada 20 September 2020
Masuk RI: Januari 2021

Mutasi B11283 atau P3
Ditemukan pertama kali di: Filipina dan Jepang
Masuk RI: Januari 2021

Mutasi B.1.351 atau Beta
Ditemukan pertama kali di: Afrika Selatan pada Mei 2020
Masuk RI: Januari 2021

Mutasi E484K
Ditemukan pertama kali di: Inggris dan Nigeria pada Desember 2020
Masuk RI: Februari 2021

Mutasi B.1.617 atau Delta
Ditemukan pertama kali di: India pada Oktober 2020
Masuk RI: April 2021

Mutasi B.1.617.2
Ditemukan pertama kali di: India pada Oktober 2020
Masuk RI: Januari 2021

Mutasi Delta Plus
Ditemukan pertama kali di: Indonesia pada akhir Agustus 2021 sebanyak 22, di antaranya ada AY.1, AY.11, AY.4, AY23, AY.24 dan AY16.
Sumber: Mutasi lokal/dalam negeri. (mdk/fik)

Baca juga:
Antisipasi Penularan Omicron, Pemerintah RI Larang Pejabat ke Luar Negeri
Satgas: Kolaborasi Berlapis Kunci Keberhasilan Cegah Gelombang Ketiga Covid-19
INFOGRAFIS: Simak Aturan PPKM Level 3 di Akhir Tahun
INFOGRAFIS: Penyebab Besarnya Potensi Gelombang 3 Covid-19 di Indonesia
INFOGRAFIS: Fakta-fakta Vaksin Covovax
INFOGRAFIS: Hoaks, Terima Donor Darah Orang Tervaksin Covid Otomatis Dapat Kekebalan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami