Perkuat Semangat Kebangsaan Agar Tak Mudah Dipecah Belah

PERISTIWA | 10 Desember 2019 21:05 Reporter : Didi Syafirdi

Merdeka.com - Masyarakat terus diingatkan agar memahami esensi wawasan nusantara untuk menghadapi ancaman kelompok ingin memecah belah keutuhan bangsa. Semangat kebangsaan juga harus terus ditanamkan agar tidak terjadi perpecahan.

"Bangsa ini dibangun oleh semangat kebangsaan dan semangat NKRI. Kalau ini dilupakan maka kita harus mengkhawatirkan di mana seluruh negeri ini bisa saja terpecah-pecah," kata Rektor Universitas Widyatama (Utama) Bandung, Obsatar Sinaga dalam keterangannya, Selasa (10/12).

Lebih lanjut pria yang juga Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung ini menyampaikan dalam wilayah yang dibatasi lautan dan kepulauan seperti Indonesia dibutuhkan semangat kebangsaan.

"Apapun yang terjadi kita harus tahu bahwa kita ini bangsa Indonesia. Harus diingat bahwa Indonesia ini bangsa yang terbagi dalam keanekaragaman suku dan budaya. Karena suasana yang berbeda itu maka pasti bangsa kita sangat berpotensi untuk dipecah belah," tuturnya.

Dia juga sangat menyesalkan di era reformasi ini topik-topik yang terkait dengan kebangsaan dan juga Pancasila seperti tabu untuk dibicarakan.

"Kok sepertinya kebersamaan negara itu dianggap tidak terlalu penting gara-gara era reformasi. Dan setelah sekarang menghadapi masalah-masalah radikalisme terorisme baru kemudian mereka menyadari bahwa 'oh iya kita perlu ke Pancasila lagi nih'. Kan sudah telat kita kalau seperti itu," imbuhnya.

Obsatar mengatakan, untuk sekian generasi yang tidak belajar mengenai Pancasila sebagai ideologi bangsa secara benar maka telah menyebabkan banyak yang tidak tahu mengenai fungsinya Pancasila bagi bangsa. Dan sekarang dengan kondisi seperti ini mulai masyarakat dan juga tokoh negara membicarakan Pancasila lagi.

"Jangan sampai Pancasila, wawasan nusantara, wawasan kebangsaan itu hilang di dalam dunia pendidikan kita ini," tuturnya.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini juga turut berperan serta membantu pemerintah meningkatkan wawasan kebangsaan di kalangan anak muda. "Ini agar mahasiswa itu setelah lulus bisa menjadi orang yang memahami terhadap bangsanya agar bangsa ini bisa maju dan terus bersatu," ujarnya.

Tak hanya itu, Obsatar juga mengatakan dengan memperkuat wawasan kebangsaan ataupun wawasan nusantara, tentunya hal ini menjadi benteng bagi masyarakat dari pengaruh penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

"Apalagi sekarang ini penyebaran paham radikalisme terorisme sangat masif, utamanya melalui dunia maya. Masyarakat utamanya generasi milenial ini harus memperkuat itu," tandasnya. (mdk/did)

Baca juga:
BPIP: Pancasila Itu Tak Bertentangan dengan Islam
Belajar Pancasila ala Sekolah Pancasila Muda
Polisi Tak Terima Laporan Politikus PDIP Terhadap Rocky Gerung, Ini Alasannya
Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dipolisikan Politikus PDIP
'Semua Ormas Harus Taat Konstitusi dan Berbasis Ideologi Pancasila'
Sebut Presiden Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dinilai Cari Panggung

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.