Perkuliahan Tatap Muka di DIY Dijadwalkan Mulai Bulan Ini

Perkuliahan Tatap Muka di DIY Dijadwalkan Mulai Bulan Ini
ilustrasi perpustakaan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/AN NGUYEN
NEWS | 1 Oktober 2021 20:34 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Pemda DIY berencana akan memberi izin perkuliahan tatap muka pada Oktober 2021. Perkuliahan tatap muka ini diperlukan sejumlah syarat.

Di antaranya adalah 80 persen mahasiswa sudah divaksinasi. Untuk itu, Pemda DIY pun mengajukan tambahan 300 ribu dosis vaksin ke pemerintah pusat.

Ketua Tim Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi, mengatakan bahwa perkuliahan tatap muka akan digelar pertengahan Oktober mendatang. Untuk masalah vaksinasi mahasiswa, Sumadi menyebut nantinya akan ada sentra vaksinasi yang dibuat di universitas-universitas.

Sumadi menjabarkan digelarnya perkuliahan tatap muka akan berdampak pada stok vaksinasi di DIY. Sumadi merinci jika banyak mahasiswa yang berkuliahan di DIY bukanlah warga dengan NIK DIY.

Mengatasi hal ini, sambung Sumadi, dalam rapat dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta tambahan kurang lebih 300 ribu vaksin Covid-19.

"Pada rapat koordinasi dengan Pak Menko Marves Pak Luhut, minta tambahan vaksinasi. Karena tidak hanya masyarakat yang ber-NIK DIY, tapi masyarakat yang tinggal (mahasiswa). Estimasi sekitar 300 ribu dari jumlah mahasiswa yang ada di DIY setiap tahunnya," kata Sumadi, Jumat (1/10).

Sumadi menjabarkan bahwa saat ini vaksinasi bagi mahasiswa telah diselenggarakan di beberapa universitas. Mesjki demikian, Sumadi berharap agar mahasiswa yang akan datang ke DIY sudah mendapatkan vaksinasi dari daerah asalnya. (mdk/lia)

Baca juga:
27 Siswa dan Guru Positif Covid-19, Pemkot Tangerang Tetap Tambah SMP Gelar PTM
1.509 Sekolah Gelar PTM, Riza Patria Minta Pengawasan Prokes Diperketat
Tutup 15 Sekolah karena Siswa Positif Covid-19, Langkah Pemkot Tangerang Dipuji
SMA 6 Jakarta Sediakan Ruang Isolasi Khusus dalam Penerapan PTM
Terjadi Tawuran Pelajar, Bupati Karawang Bakal Evaluasi PTM
Pemerhati Pendidikan: Perlu Ada Tim Khusus Tangani Pembelajaran saat Pandemi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami