Perludem Sebut KPU Bisa Atur Larangan Konser Musik saat Kampanye Pilkada

Perludem Sebut KPU Bisa Atur Larangan Konser Musik saat Kampanye Pilkada
PERISTIWA | 17 September 2020 07:03 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - KPU tetap memperbolehkan konser saat kampanye Pilkada di tengah pandemi Covid-19. Ini telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020.

Direktur Eksekutif Perludem, Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan, hal itu menjadi masalah karena UU Pilkada mengatur penyelenggaraan dalam situasi normal. Peraturan KPU itu dibuat berdasarkan undang-undang tersebut. Termasuk kampanye tatap muka atau rapat umum yang menarik massa. Sehingga dalam peraturan KPU, kegiatan seperti konser dalam kampanye umum ini masih diperbolehkan.

"UU Pilkada yang kita gunakan sekarang masih mengatur pilkada dalam situasi yang normal. Sehingga teknis penyelenggaraannya pun seperti tahapan dan metode kampanye yang diatur masih dalam situasi normal, dan dalam situasi normal kampanye tatap muka/rapat umum dengan mengadakan kegiatan seperti konser diperbolehkan," katanya kepada wartawan, Rabu (16/9).

KPU memang tidak bisa menghapus ketentuan kampanye umum seperti sudah diatur dalam undang-undang. Namun, dia mengungkapkan, KPU bisa membuat peraturan turunan yang lebih progresif. Salah satunya mengatur kegiatan apa yang boleh atau dilarang. Misalnya larangan konser dalam kampanye tatap muka.

"Seharusnya KPU bisa membuat jenis-jenis kegiatan yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan dalam kampanye tatap muka/rapat umum," terangnya.

Baca Selanjutnya: KPU seharusnya melarang hal tersebut...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami