Permadi Usai Diperiksa Polisi: Saya Sedang Stroke, Bagaimana Ikut Demo

PERISTIWA | 20 Mei 2019 19:14 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Politikus Gerindra Permadi mengaku bingung diperiksa sebagai saksi Kivlan Zen yang terbelit dugaan makar di Polda Metro Jaya. Sebab, Permadi mengaku kenal Kivlan baru-baru ini saja.

"Saya dijadikan saksi saudara Kivlan Zen, ditanya di mana saya kenal, saya kenal ya pada waktu bertemu di Jalan Tebet Timur Dalam nomor 133, sebelumnya saya tidak pernah bertemu dan tidak berkenalan," kata Permadi di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/5).

"(Di sana) Saya membacakan petisi yang diberi judul 'We Don't Trust," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Permadi mengaku kalau Kivlan Zen membaca sebuah pidato. Selain itu juga, Kivlan Zen mengajak makar dan mengepung Bawaslu dan KPU.

"Lalu Kivlan Zen pidato sendiri, mengajak makar, mengajak ngepung KPU, mengajak ngepung Bawaslu, itu di luar kewenangan saya. Dan saya tidak mengikuti seruan Kivlan Zen baik di Lapangan Banteng, ngepung Bawaslu maupun mengebom KPU," bebernya.

Seruan ataupun ajakan itu ditolak Permadi. Sebab, Permadi mengaku tak dapat berdiri lama karena sakit yang dialaminya.

"Karena saya sedang stroke, berjalan saja sulit, jadi bagaimana saya ikut demo atau people power," pungkas Permadi. (mdk/rnd)

Baca juga:
Video Soal Revolusi Viral, Permadi Merasa Dijerumuskan
Jadi Saksi di Kasus Eggi Sudjana, Permadi Sebut Ada yang Ingin Menjebak Dirinya
Ini Pengakuan Permadi Terkait Seruan Revolusi saat di Gedung DPR
Viral Video Ajak Warga Kepung KPU, Eks Danjen Kopassus Dilaporkan ke Bareskrim
Jejak Politik Lieus Sungkharisma, dari Pendukung Jokowi ke Prabowo
Polda Metro Akan Periksa Ustaz Sambo Terkait Makar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.