Pernah Dipukuli & Dendam, Alasan Pelaku Teror Order Fiktif di Kendal

Pernah Dipukuli & Dendam, Alasan Pelaku Teror Order Fiktif di Kendal
PERISTIWA | 4 Agustus 2020 03:32 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Pelaku Order fiktif, Novi Wahyuni, warga Desa Sidorejo, Karangawen, Demak diringkus Polres Kendal. Pelaku merupakan teman dekat korban, Titik Puji Rahayu (20). Motif pelaku melakukan order fiktif karena dendam.

"Dia ini teman dekat korban, dan punya dendam. Sengaja melampiaskan teror dengan mengirimkan barang lewat jasa," kata Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana saat dikonfirmasi, Senin (3/8).

Dia menjelaskan, kasus terungkap berdasarkan laporan korban yang sudah resah akan teror paket fiktif. Adapun korban mendapat kiriman teror berupa barang yang ditujukan ke dirinya.

"Korban yang lapor langsung kami dalami beberapa saksi. Petugas yang berhasil melacak nomor telepon pengirim langsung kami lakukan penangkapan di rumah kontrakan Semarang. Pelaku sudah kami tangkap, dan ditahan karena sudah membuat resah keluarga korban," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, saat ini masih mendalami motif pelaku melakukan aksinya dengan memesan sejumlah barang untuk dititipkan ke jasa pengiriman. Dari pengakuan pelaku sendiri, setiap hendak menitipkan barang, selalu mengirimkan titik pengiriman barang di rumah korban.

"Jadi barangnya dititipkan lewat jasa pengiriman, tinggal share lock ke pengiriman yang dituju. Ini juga masih kami kembangkan apakah ada pihak lain yang dirugikan atau tidak," ungkap Ali.

Selain sudah meneror dengan paket misterius, pelaku juga menyebarkan berita bohong atau hoaks ke media sosial dengan menggunakan akun palsu.

"Untuk meyakinkan pemilik barang, pelaku selalu memberikan uang muka dan barang dikirim ke alamat titik. Namun, ada juga yang dijanjikan dibayar di tempat titik," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Kepada petugas Novi mengaku hubungan...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami