Pernah ke Libya Bareng, Ini Kata Said Aqil Tentang Ustaz Arifin Ilham

PERISTIWA | 23 Mei 2019 21:58 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj turut berduka cita mendalam atas meninggalnya pimpinan Pondok Pesantren Az-Zikra, Ustaz Arifin Ilham.Di mata Said Aqil, Arifin Ilham adalah sosok tokoh agama yang sangat sederhana.

"Saya pernah bersama dengan dia ke Libya menghadiri undangan Presiden Khadafi. Beliau orang yang sangat sederhana sekali," kata Said Aqil usai buka puasa bersama sekaligus peringatan Nuzulul Quran di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 3 Juli 1953 ini mendoakan agar amal baik Arifin Ilham semasa hidup diterima oleh Allah.

"Kita sangat kehilangan sosok yang selalu mengajak umat Islam untuk berzikir, bertaubat, bertakbir, bertasbih, bertahmid tanpa takbir politik tapi karena Allah," ucapnya.

Arifin Ilham meninggal dunia di Rumah Sakit Penang Malaysia, Rabu (22/5/) malam. Kabar tersebut disampaikan putranya Alvin Faiz melalui akun Instagram @alvin_411.

Arifin Ilham dirawat di Penang, Malaysia sejak Januari 2019 lalu. Dia sempat mengalami kondisi kritis dirawat di ICU sejak Selasa (21/5) lalu.

Baca juga:
Puluhan Ribu Jemaah dan Santri Iringi Pemakaman Ustaz Arifin Ilham
Ribuan Jemaah Salatkan Jenazah Ustaz Arifin Ilham di Masjid Az-Zikra Sentul
Wasiat Ustaz Arifin Ilham, Ingin Dimakamkan di Samping Pohon Kedondong
Ini Pesan Ustaz Arifin Ilham Kepada Sahabatnya Sebelum Meninggal
Ponpes Az-Zikra Siapkan Proses Pemakaman Ustaz Arifin Ilham, Pelayat Berdatangan

(mdk/rnd)