Perpanjang Penutupan, Wisata Bromo Ditutup Sampai Pemberitahuan Lebih Lanjut

Perpanjang Penutupan, Wisata Bromo Ditutup Sampai Pemberitahuan Lebih Lanjut
PERISTIWA » MALANG | 28 Maret 2020 09:31 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memperpanjang masa penutupan kawasan wisata Gunung Bromo. Penutupan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan, hingga dikeluarkan pemberitahuan lebih lanjut nantinya.

"Guna meminimalisir dampak risiko semakin meluasnya Covid-19 di Indonesia, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akan memperpanjang penutupan untuk seluruh kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sampai dengan pengumuman lebih lanjut," kata John Kenedie, Kepala Balai Besar TNBTS dalam surat keterangannya, Sabtu (28/3).

Berdasarkan surat sebelumnya, kawasan TNBTS dalam status ditutup terhitung sejak 19 sampai 31 Maret 2020 menyusul wabah Covid-19. Surat tersebut diperbarui dengan memperpanjang masa penutupan hingga batas yang belum diketahui.

Keputusan perpanjangan penutupan untuk menyikapi perkembangan pandemi virus corona. Selain itu juga memperhatikan status kedaruratan bencana wabah penyakit akibat Covid-19 oleh BNPB yang diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

Sementara Syarief Hidayat, Humas BB TNBTS mengatakan, petugas secara bergiliran ditempatkan di pintu akses empat kabupaten yakni Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Mereka berjaga dan memberi penjelasan terkait penutupan tersebut.

"Prinsipnya mereka memahami dan mengapresiasi kebijakan yang diambil," ungkapnya.

Sementara terkait calon pengunjung yang terlanjur booking tiket secara online, pihak TNBTS akan memberlakukan sistem reschedule setelah dibuka kembali. Sesuai SOP, sebenarnya tidak berlaku refund, karena langsung masuk ke kas negara.

"Karena ini sifatnya pos majure ya di luar prediksi, kita memberikan diskresi. Mereka boleh melakukan reschedule, di luar masa penutupan. Kita kasih diskresi dengan menjadwal ulang, kalau misalnya melaksanakan kunjungan di 19-31 pas penutupan, nanti di luar tanggal tersebut, kita kasih untuk menjadwal ulang," jelasnya.

Tidak banyak wisatawan yang terlanjur memesan tiket, karena memang sudah diantisipasi sebelumnya. Begitu ditetapkan penutupan, fasilitas pesan tiket online langsung dinonaktifkan. (mdk/ded)

Baca juga:
Pekerja Toko Ini Khawatir Terpaksa Masuk Kerja Selama Penyebaran Covid-19
Malaysia Terapkan Lockdown, TKI Kesulitan Penuhi Biaya Hidup
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana 'Menang' Lawan Corona
Pemprov DKI Perpanjang Masa Penutupan Destinasi Hiburan dan Wisata
Pandemi Corona, Perusahaan Tekstil Terbesar di Jabar Rumahkan Ribuan Karyawan Kontrak
Anggota DPR Imam Suroso Meninggal Dunia di RSUP Dr Kariadi Semarang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami