Perpanjang PSBB, Pemkab Bogor Tak Beri Kelonggaran Aturan

Perpanjang PSBB, Pemkab Bogor Tak Beri Kelonggaran Aturan
PERISTIWA | 3 Agustus 2020 07:02 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat enggan kembali memberikan kelonggaran aturan pada perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku 14 hari ke depan terhitung sejak Jumat 31 Juli 2020. Langkah ini diambil lantaran tidak terjadinya penurunan jumlah kasus positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, Pemkab Bogor tidak menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) pada perpanjangan PSBB kali ini.

"Kemarin kan kita selalu ada tambahan relaksasi (kelonggaran aturan). Tapi yang ini tidak menambah relaksasi," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (3/8).

Karena itu, PSBB periode 31 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020, aturannya tetap mengacu pada Perbup No 42 Tahun 2020 tentang PSBB pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang diterbitkan 16 Juli 2020 lalu.

"Tidak ada yang menambahkan relaksasi (kelonggaran aturan), kita relatif tetap mengacu Perbup No 42," ujarnya.

Menurutnya, langkah Pemkab Bogor tidak melakukan pelonggaran pada perpanjangan PSBB kali ini dilatarbelakangi oleh jumlah kasus Covid-19 yang tak kunjung menurun secara signifikan.

"Kita melihat dua minggu kemarin, tidak ada signifikan menurunkan (kasus) Covid-19," tutup Syarifah.

Seperti diketahui, tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor belum menurun. Setiap hari tercatat selalu ada penambahan. Seperti pada Minggu (2/8/2020), terdapat tambahan empat pasien baru Covid-19.

Hingga Minggu malam, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 546 kasus Covid-19 di wilayahnya, dengan rincian 27 kasus meninggal dunia, dan 321 pasien yang berhasil sembuh.

Baca Selanjutnya: Pelonggaran 25 Aktivitas di Kabupaten...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami