Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Butuh Rp29 M untuk Tata PKL Manahan

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Butuh Rp29 M untuk Tata PKL Manahan
PERISTIWA | 7 Juli 2020 09:30 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Gelaran sepak bola terakbar untuk kelompok usia U-20 akan dihelat di Indonesia 24 Mei-12 Juni 2021 mendatang. Stadion Manahan didaulat sebagai salah satu venue utama Piala Dunia U-20 selain Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Gelora Bung Tomo Surabaya, I Wayan Dipta Bali, Jakabaring Palembang dan Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung.

Pemerintah Kota Solo melakukan persiapan untuk menyongsong Piala Dunia U-20 tersebut. Selain stadion pendampingan, Pemkot Solo juga akan melakukan penataan disekitar venue utama Stadion Manahan.

Salah satunya adalah ratusan PKL yang ada di sekeliling stadion. Yakni di Jalan KS Tubun dan Jalan Menteri Supeno. Di kawasan tersebut terdapat lebih dari 160 pedagang, baik yang berada di shelter maupun pedagang gerobak jalan.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memastikan penataan PKL akan dilakukan agar tidak mengganggu jalannya even lima tahunan itu. Penataan akan dilakukan pada tahun 2021.

"Tetap ditata, tahun 2021 nanti ditata. Pakai anggaran APBD, sebagian APBD lah," ujar Rudy, Selasa (7/7).

"Anggarannya lumayan, Rp29 miliar," sambungnya.

Rudy menambahkan, nantinya kawasan sekitar Stadion Manahan akan disterilkan menjelang pelaksanaan Piala Dunia U-20. Namun ia belum mengetahui, kapan sterilisasi dilakukan.

"Kalau sterilnya ya sebelum penyelenggaraan itu berapa bulan, ya kita ngikut peraturan dari FIFA," katanya.

Shelter Manahan dibangun di era Wali Kota Jokowi (Joko Widodo) sebagai solusi penataan PKL di kawasan olahraga tersebut. Ratusan pedagang kaki lima yang semula berjualan tidak beraturan kemudian ditempatkan di sisi barat dan utara. Selain kuliner yang mendominasi, sebagian PKL juga berjualan buah-buahan, pakaian dan lainnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Ini Kata Sultan HB X Soal Yogyakarta Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Kegagalan Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 karena Gunung Merapi Dinilai Lucu
Renovasi Habiskan Rp301 Miliar, Stadion Manahan Siap Digunakan untuk Piala Dunia
Terpilih jadi Tuan Rumah U-20, Wali Kota Minta Warga Jaga Nama Baik Solo
Palembang Diklaim Lebih Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Ketimbang Kota Lain
Stadion Jakabaring Resmi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Renovasi Dikebut

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami