Persiapan Pilkada Serentak Bebas Covid-19, Pemkot Bengkulu Rakor dengan Menkopolhukam

Persiapan Pilkada Serentak Bebas Covid-19, Pemkot Bengkulu Rakor dengan Menkopolhukam
PERISTIWA | 18 September 2020 19:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berusaha menekan penyebaran angka Positif Covid-19 pada pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang dengan menegakkan aturan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi saat Rakor bersama Menkopolhukam secara virtual bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia.

"Inti dari rakor ini mengajak seluruh stakeholder terutama dalam rangka pelaksanaan pilkada maka diimbau kepada kontestan dan seluruh para pendukungnya agar selalu tetap mengikuti protokol kesehatan, selalu memakai masker, jaga jarak dan tidak mengumpulkan massa," ujar Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Jumat (18/9/2020).

Dedy Wahyudi juga menjelaskan di Kota Bengkulu sendiri, per 17 September 2020 angka positif Covid-19 sebanyak 1.386 kasus. Dedy berharap pada pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Bengkulu nantinya tidak bertambah menjadi cluster baru dalam penyebaran Covid-19 .

Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menyampaikan di Kota Bengkulu sendiri sudah menetapkan sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. "Teguran tersebut seperti teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, khusus bagi pelaku usaha penghentian sementara usaha operasional dan pencabutan izin usaha," tegas Dedy.

Di tempat yang sama pada saat rakor, Kasatpol PP Kota Bengkulu Saipul Apandi juga menyampaikan bahwa anggota bersama petugas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 sudah di SK kan oleh Wali kota Bengkulu dalam penertiban soal perwal nomor 29 tahun 2020 yang tidak menggunakan masker/tidak serta tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Tadi kita lakukan penertiban di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Bengkulu di Kelurahan Bentiring. Dalam kegiatan ini, beberapa masyarakat yang terjaring langsung diberikan masker dan imbauan," ujar Saipul.

pemkot bengkulu rakor dengan menkopolhukam

Pemkot Bengkulu Rakor dengan Menkopolhukam©2020 Merdeka.com

Saipul juga juga menegaskan ini adalah komitmen untuk selalu berupaya dalam memaksimalkan menegakkan protokol kesehatan dan menekan penyebaran Covid-19, apalagi sebentar lagi akan menghadapi pelaksanaan pilkada serentak.

"Ini juga sudah menjadi imbauan dari Menkopolhukam, Mendagri, Kapolri dan Kejagung, kita akan terus berupaya dalam memutuskan mata rantai penularan covid-19 di Kota Bengkulu," pungkasnya.

Rakor bersama secara virtual dalam menegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian cocid-19 ini Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga didampingi Penjabat Sesda Bujang HR, Kepala Bapenda, Kepala Kesbangpol, dan Plt Kasatpol-PP. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami