Pertarungan 2 Pilkada di Sumsel Akan Sengit, PDIP Bentuk Satgas Antipolitik Uang

Pertarungan 2 Pilkada di Sumsel Akan Sengit, PDIP Bentuk Satgas Antipolitik Uang
PERISTIWA | 27 November 2020 02:23 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Dua dari tujuh daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2020 di Sumatera Selatan diperkirakan akan terjadi persaingan ketat. Oleh karena itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk satuan tugas antipolitik uang.

Ketua DPP PDIP, Giri Ramanda Kiemas, mengungkapkan dua daerah yang memiliki persaingan ketat adalah Kabupaten Ogan Ilir dan Musi Rawas Utara (Muratara). Di Ogan Ilir, partai berlambang kepala banteng itu mengusung petahana yang juga Sekretaris PDIP Sumsel, Ilyas Panji Alam bertarung melawan putra Wakil Gubernur Sumsel, Panca Akbar Wijaya.

Sementara di Muratara, PDIP bersama Nasdem dan Hanura mengusung Devi Suhartoni yang akan melawan paslon petahana.

"Ada dua daerah yang kami anggap perlu perhatian lebih, semua kader harus berupaya penuh," ungkap Giri, Kamis (26/11).

Di antara strategi yang dilakukan adalah dengan cara penyusunan saksi berlapis, penggalangan hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Sementara di Ogan Ilir dibentuk satgas anti politik uang.

"Kami sudah berikan pelatihan khusus bagi kader. Kader dari daerah yang tidak menggelar pilkada juga dilibatkan," ujarnya.

Diketahui, pilkada serentak di Sumsel akan digelar di tujuh daerah. Yakni, Kabupaten Ogan Ilir terdapat dua paslon, yakni nomor urut 1 paslon Panca Wijaya Akbar-Ardani (PKB, Gerindra, Perindo, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, PPP) dan nomor urut 2 paslon Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak (PDIP, Golkar, Hanura, PBB, Partai Berkarya).

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, nomor urut 1 paslon Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha (PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, PAN, PDIP, Golkar, Perindo) dan nomor urut 2 paslon Kolonel Ruslan-Herly Sunawan (jalur perseorangan sebanyak 41.560 dukungan KTP).

Kabupaten Musi Rawas nomor urut 1 paslon Ratna-Suwarti (Partai Gerindra, Golkar, PAN), dan nomor urut 2 paslon Hendra Gunawan-Mulyana (Demokrat, PDIP, Hanura, NasDem, PKS, PKB, PBB).

Kabupaten Musi Rawas Utara nomor urut 1 paslon Devi Suhartoni-Inayatullah (PDIP, NasDem, Hanura), nomor urut 2 paslon Akisropi Ayub-Baikuni Anwar (jalur perseorangan sebanyak 16.655 dukungan KTP) dan nomor urut 3 paslon Syarif Hidayat-Surian (PBB, Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, PKB, Demokrat, Perindo).

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nomor urut 1 paslon Devi Harianto-Darmadi (Demokrat, PAN, Hanura). Sementara paslon Heri Amalindo-Soemarjono (PDIP, Golkar, PKS, NasDem, Gerindra, Perindo, PPP, PBB, PKB) nomor urut 02.

Kabupaten OKU yang hanya terdapat satu calon yakni paslon Kuryana Azis-Johan Anuar (PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDIP, NasDem),

Kabupaten OKU Selatan yang juga memiliki satu paslon yakni Popo Ali-Sholihien (PKB, Gerindra, PDI, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, PBB). (mdk/lia)

Baca juga:
Mohammad Idris Positif Covid-19, Paslon Supriatna-Afifah akan Jalani Tes Swab
Jelang Pilkada, Mendagri Akan Sanksi Daerah Tak Maksimal Terkait Perekaman e-KTP
Jelang Pilkada, Satgas Minta Penyelenggara dan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Mendagri, KPU dan DPR Bahas Pilkada Serentak 2020
Kasad Tegaskan Bakal Tindak Prajurit TNI Tak Netral di Pilkada 2020
Mendagri Tito Akui Banyak Pemilih Belum Rekam e-KTP Karena Kurang Sosialisasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami