Perwira Polisi di Kutai Barat Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

PERISTIWA | 12 November 2019 17:49 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Sy, perwira polisi berpangkat Inspektur Satu (Iptu), sekaligus salah seorang Kapolsek di Kutai Barat, Kalimantan Timur, diduga mencabuli anak tetangganya yang masih berusia di bawah umur. Iptu Sy, kini tidak lagi menjabat Kapolsek, dan dikabarkan ditahan di Polda Kaltim.

Keterangan diperoleh merdeka.com, kasus itu mencuat ke publik, setelah diunggah ke media sosial Facebook, belum lama ini. Peristiwa yang menimpa anak di bawah umur di Kutai Barat itu, terjadi 20 Agustus 2019 lalu.

Sebelum kejadian tengah hari itu, korban meminta izin ibunya untuk Salat Dzuhur di masjid, sambil membawa mukena. Usai salat, korban diketahui bermain di rumah pelaku, Iptu Sy. Ibu korban pun, mengecek putrinya di rumah Iptu Sy. Tidak lama, ibu korban memanggil korban pulang ke rumah. Begitu diinterogasi, korban mengaku diperlakukan tidak senonoh Iptu Sy.

Dari pengakuan korban, sebelumnya pelaku juga melakukan hal serupa. Mendengar itu, ibu korban melapor ke Polres Kutai Barat, dan sempat dimintai keterangan penyidik Polwan. Hanya saja, sejak laporan pengaduan 22 Agustus 2019, sang ibu tidak pernah mendapat kabar kelanjutan kasusnya, hingga di persidangan.

1 dari 1 halaman

Berkas Pelaku Sudah Lengkap

Wakapolres Kutai Barat Kompol Sukarman membenarkan kejadian itu terhadap anak di bawah umur. Menurut dia, kasus itu sudah P21, atau berkas lengkap untuk kemudian dilimpahkan ke kejaksaan.

Namun demikian, Sukarman enggan menjawab panjang lebar, mengingat itu bukan kewenangannya. Saat ditanya, apakah benar Iptu Sy menjalani penahanan di Polda Kaltim, Sukarman malah bertanya balik.

"Kalau sudah P21 itu, berarti apa yang anda dengar, anda tahu, silakan diterjemahkan sendiri," kata Sukarman, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (12/11) sore.

Sukarman kembali enggan menjawab konfirmasi kebenaran pelaku, ditahan di Mapolda Kaltim. "Anda tahu dari mana? Itu apa yang ada peroleh, apa yang ada dengar, apa anda lihat, tindakan itu benar adanya dan sudah P21. Saya tidak bisa beri keterangan yang lain," pungkas Sukarman. (mdk/gil)

Baca juga:
Saat Amankan Demo Mahasiswa di Kendari, Brigadir AM Tembakan Senjata ke Kiri-Kanan
Polri: 4 Oknum Polisi akan Dihukum 2 Kali Lipat Jika Terbukti Culik WN Inggris
Selain Dapat 900 Ribu USD, 4 Polisi Culik WN Inggris Juga Gasak Perhiasan
Laporan Ditolak Bareskrim, Wartawan Alami Intimidasi Mengadu ke Propam Mabes Polri
Dalih Tawarkan Bantuan, Polisi di Malang Malah Gadaikan Mobil Korban
4 Polisi Terlibat Penculikan dan Pemerasan WN Inggris Diciduk
Kronologi 4 Polisi Culik WN Inggris, Korban Sempat Dibawa ke Polda Metro