Pesawat Casa CN A-2909 Diduga Ditembak OTK Pakai M-16

Pesawat Casa CN A-2909 Diduga Ditembak OTK Pakai M-16
PERISTIWA | 23 Maret 2020 18:33 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Pesawat Casa CN A-2909 diduga ditembak dengan senjata jenis M-16 oleh orang tak dikenal (OTK) sesaat hendak mendarat di bandara Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (23/3). Komandan Lanud Silas Papare Sentani Marsekal Pertama Tri Bowo mengatakan, dari lubang yang terdapat di dinding pesawat diperkirakan karena peluru kaliber 5,56 mm dari senjata api yang diduga berjenis M-16.

"Namun untuk memastikannya masih perlu dilakukan penyelidikan termasuk apakah senjata api yang digunakan berasal dari helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani, Juni 2019 lalu," kata Marsekal Pertama Tri Bowo.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol CPL Eko Daryanto secara terpisah mengaku, belum bisa memastikan apakah senjata api yang digunakan berasal dari reruntuhan helikopter MI 17 atau tidak.

"Masih butuh penyelidikan intensif untuk memastikannya," kata Kol CPL Eko.

Helikopter MI 17 yang jatuh di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang membawa 12 crew dan penumpang dengan 11 pucuk senjata api berbagai jenis. Saat evakuasi jenazah, Sabtu(15/2), ke 11 pucuk senjata api tidak ditemukan di reruntuhan helikopter dan diduga sudah diambil masyarakat. (mdk/eko)

Baca juga:
Pesawat Casa TNI AU Dikabarkan Ditembak di Pegunungan Bintang Papua
KKB Bakar Gereja di Kampung Opitawak Tembagapura
Kondisi Papua Dianggap Kondusif, Polri Belum Putuskan Kirim Personel Tambahan
Anggota Koramil Jila Papua yang Gugur Dimakamkan di TPU Baubau Sultra
Rapat Soal Papua, Mahfud Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan
Mendagri Minta Pemda Mimika Gandeng Tokoh Adat Bicara dengan KKB

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5