Pesepeda di Yogya Ngaku Disiram Cairan Bikin Panas di Kulit & Celana Rusak

Pesepeda di Yogya Ngaku Disiram Cairan Bikin Panas di Kulit & Celana Rusak
PERISTIWA | 30 Oktober 2020 17:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pesepeda di Yogyakarta mengaku disiram cairan aneh oleh orang tak dikenal (OTK) yang bikin kain celana yang dikenakannya rusak. Adalah Della Olivia Silviana, pesepeda yang mengaku disiram cairan aneh hingga menyebabkan rasa panas di kulit.

Della menceritakan, kejadian itu bermula saat dirinya mengayuh sepeda atau tenar disebut gowes sendirian di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Panggung Sari, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wib.

"Kejadiannya waktu itu lagi gowes sendiri karena suami suruh jalan dulu mereka teman-teman berangkat nyusul. Pas lagi jalan sampai di lampu merah setelah Hyatt itu tiba-tiba kaya ada yang siram cairan gitu terus terasa panas banget di kulit," kata Della kepada Liputan6.com, Jumat (30/10).

Saat ini, kata Della dirinya tak menyadari bahwa motor yang lewat di sampingnya adalah motor yang menyiramkan cairan misterius tersebut ke dirinya.

"Tapi aku enggak ngeh (sadar) kalau ada motor lewat di samping itu yang nyiram, karena motor yang lewat di samping itu jalannya juga santai," jelas Della.

Della tak begitu tahu apakah pelaku melakukan aksinya sendirian atau berdua. Ia hanya fokus bahwa cairan yang disiramkan pelaku begitu terasa panas di kulitnya.

"Karena aku fokus sama cairan itu panas. Dan dia naik motor apa juga (aku) gak tahu," katanya.

Della menceritakan bukan hanya dirinya yang mengalami kejadian tak mengenakan itu. Menurutnya, setelah dirinya ada dua korban lagi yang mengaku mendapatkan perlakuan yang sama.

Keduanya sama-sama pesepeda di sekitar lokasi. Mereka mengaku mendapatkan siraman air misterius itu sekitar pukul 06.00 Wib, sama seperti Della.

Bahkan menurut Della korban kedua mengetahui pelaku jenis motor pelaku.

"Tapi korban kedua bilang ke aku kalau pelaku naik motor Vario merah," ucap Della.

Awalnya Della tak tahu jika cairan itu selain menyebabkan rasa panas di kulit juga membuat celananya rusak. Tampak di bagian celana yang terkena cairan itu mengkerut.

"Ternyata cairan itu ngerusak celana. Tapi Alhamdulillah kulit aman, yang lain juga aku tanya Alhamdulillah aman juga," kata Della.

Hingga kini peristiwa itu kata Della membuat dirinya trauma untuk gowes seorang diri. "Trauma enggak mau gowes sendiri," ujarnya.

Menurut Della kasus ini telah dilaporkan ke pihak berwajib oleh kedua korban lainnya. "Korban 2 sudah lapor polisi karena saudaranya polisi. Dan teman-teman gowes juga ada polisi beliau juga sudah bikin laporan," katanya.

Dirinya berharap agar pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Penyerang Bersenjata Pisau di Nice Prancis Disebut Warga Negara Tunisia
Prancis Kerahkan Ribuan Tentara Berjaga di Sekolah & Gereja Setelah Serangan di Nice
Dua Orang Tewas dalam Penyerangan Senjata Tajam di Kota Nice Prancis
Kepala BNPT: Pemuda Harus Memiliki Semangat Nasionalisme Tangkal Radikal Terorisme
BNPT Harap Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme dan Terorisme
Kisah Dua Anak Bangkit Usai Jadi Korban Bom Gereja di Samarinda 2016

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami