Petani Karet di Muratara Ditemukan Tewas Diduga Diterkam Harimau

PERISTIWA | 18 Juni 2019 19:04 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Seorang petani karet, Asia Juminten (61) ditemukan tewas lantaran diterkam harimau. Korban mengalami luka cengkeraman di kepala, leher patah, lengan, bahu, dan mata kiri pecah.

Korban ditemukan warga dalam pencarian di tengah kebun karet tak jauh dari kampungnya di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Senin (17/6) malam.

Pagi harinya, korban berangkat ke kebun untuk menyadap karet yang berjarak hanya sekitar 1 kilometer dari lokasi perkampungan. Hingga sore hari korban tak juga pulang yang membuat suami, Agus (65) dan kedua anaknya curiga.

Mereka menanyakan kepada tetangga namun tak ada kabar. Warga pun melakukan pencarian dengan menyusuri kebun miliknya.

Warga kaget menemukan korban dengan posisi terlentang dan tubuhnya penuh luka cabik dan leher patah. Sepanjang sekitar delapan meter terdapat ceceran darah yang diduga korban diseret binatang buas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengatakan, korban tewas diduga akibat serangan harimau. Hal ini dibuktikan dengan bekas cakaran di tubuhnya dan korban terseret di oleh binatang buas itu di TKP.

"Dugaan kuat korban tewas karena diterkam harimau," ungkap Suhendro, Selasa (18/6).

Atas permintaan keluarga, korban langsung dimakamkan pagi tadi di tempat pemakaman setempat. "Kami minta warga waspada, lebih berhati-hati saat ke kebun. Tapi tidak main hakim sendiri terhadap binatang itu karena dilindungi undang-undang," imbaunya.

Baca juga:
Potongan Kaki Membusuk Ditemukan di Jalan Tol Kertosono-Nganjuk
Ditelepon Tak Diangkat-angkat, Jefri Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Guru Honorer di Manokwari Selatan Ditemukan Tewas Mengenaskan
Cari Barang Rongsokan, Warga Petobo Temukan Rangka Manusia di Bekas Likuifaksi
Warga Kediri Temukan Tengkorak Diduga Kepala Manusia saat Pembakaran Daun Bambu

(mdk/ray)