Pidana Narkotika Dominasi Perkara di Kejari Tangsel

Pidana Narkotika Dominasi Perkara di Kejari Tangsel
ilustrasi pengadilan. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 25 Januari 2022 03:03 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan, mengakui kejahatan narkotika mendominasi perkara pidana umum pada seksi pidana umum (Pidum) Kejari Tangsel, di tahun 2021. Saat ini pihaknya juga tengah menyelisik dugaan pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel.

"Awal Januari 2022, sudah banyak perkara yang masuk, mayoritas Pidum dan bila dikhususkan paling banyak perkara narkoba," kata Kepala Kejari Tangsel, Aliansyah di kantor Kejari Tangsel, Senin (24/1).

Dia menuturkan, untuk tahun 2021 lalu saja, ada 942 perkara narkotika yang ditangani Kejari Tangsel, dengan 60 persen diantaranya adalah kasus pidana narkotika.

"Untuk bidang Pidum, SPDP masuk, sekitar 942 perkara. Dari jumlah itu surat ditunjuknya jaksa penuntutan atau P16 sebanyak 568 perkara," jelasnya.

Sementara untuk kasus pidana khusus (pidsus) Aliansyah mengaku tengah mendalami bukti-bukti dugaan kasus pidana yang diduga merugikan uang negara di lingkungan kantor Pemerintah Kota.

Meski begitu, dirinya enggan membeberkan lebih detik terkait dugaan kasus korupsi tersebut. Pasalnya, dikhawatirkan para pelakunya dapat menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. (mdk/fik)

Baca juga:
Polres Tangsel Bekuk 8 Pengedar, Sita 24 Kg Ganja Dilakban Coklat
31 Paket Sabu dalam Kemasan Sabun Cair Gagal Diselundupkan ke Lapas Tulungagung
3 Penyelundup Sabu 75 Kg di Makassar Didakwa Pasal Berlapis
Diduga Terlibat Narkoba, Kanit Reskrim Polsek Belopa Dicopot
Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Direhabilitasi 6 Bulan
VIDEO: DPR Colek BNN Tanya Sisa Narkoba: Jangan Sampai Barangnya Putar di Situ

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami