Pilkada Solo, Gibran ingin Adu Program Dengan Calon Independen

Pilkada Solo, Gibran ingin Adu Program Dengan Calon Independen
PERISTIWA | 28 Februari 2020 17:00 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pilkada Kota Solo akan berlangsung 23 September 2020. Sebagai salah satu bakal calon dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka tentu tidak mau kalah dengan calon lainnya. Apalagi calon perseorangan yang saat ini diperkirakan hanya ada satu pasangan, Bagyo Wahyono dan FX Supardjo telah sesumbar tidak takut melawan putra Presiden Joko Widodo itu.

"Bersaing dengan sehat saja. Ke depannya lebih banyak lagi debat-debat tentang wacana, tentang program unggulan, debat tentang visi misi, itu aja," ujar Gibran saat ditemui di kantor DPC PDIP Solo, Jumat (28/2).

Gibran mengaku masih menunggu keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, apakah dia atau calon lainnya yang ditunjuk maju Pilkada Solo. Termasuk siapa tokoh yang akan dipasangkan mendampingi dia sebagai calon wakil wali kota. Sambil menunggu, dia terus melakukan blusukan dan mempersiapkan posko.

"Insya Allah saya diberikan pasangan yang bisa bersinergi. Saling mengisi, menutupi kekurangan masing-masing. Kita tunggu saja keputusan dari ibu ketua umum. Wong tinggal beberapa hari lagi mas," katanya.

Pada kesempatan sebelumnya, bakal calon wali kota independen, Bagyo Wahyono mengaku tidak takut jika harus melawan Gibran dalam Pilkada 2020.

"Kalau takut saya ini wong ra duwe (orang enggak punya). Entek wedine (habis rasa takutnya)," katanya.

Dia menyadari tidak pantas atau sepadan jika harus melawan putra Presiden Jokowi. Namun demi masa depan rakyat dan Kota Solo yang lebih baik, apapun bakal dilakukannya.

1 dari 1 halaman

Gibran di Kantor DPC PDIP Solo

Usai salat Jumat, putra sulung Presiden Joko Widodo itu tiba-tiba mengunjungi Kantor DPC PDIP, yang berada disamping masjid. Gibran didampingi anggota DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan masuk ke kantor sekretariat DPC PDIP Solo melalui pintu samping (Timur).

Dia sempat menyapa dan menyalami sejumlah kader dan satgas yang sedang berjaga. Di ruang sekretariat Gibran ditemui staf kesekretariatan, Franky dan lainnya.

"Selamat siang, bapak, ibu. Ini kegiatannya sedang apa," tanya Gibran.

"Ini kita sedang persiapan untuk pelantikan pengurus anak ranting mas," jawab Franky.

Gibran mengaku tidak merencanakan kunjungannya ke kantor DPC PDIP Solo. Saat mendekati salat Jumat, kebetulan sedang ada di sekitar masjid yang bersebelahan dengan kantor DPC PDIP. Ia juga tak sempat mengabarkan kedatangannya tersebut ke Ketua DPC PDIP Solo, F.X Hadi Rudyatmo (Rudy).

"Tidak mengabari Pak Rudy. Kan cuma mampir saja. Kebetulan tadi pas mau salat Jumat ada kegiatan di sekitar sini. Tidak ada agenda apa-apa kok," katanya. (mdk/cob)

Baca juga:
Selain Blusukan, Gibran Akan Dirikan Posko Pemenangan di Setiap RT dan RW
KPU Solo: Jika Ditemukan Data Ganda, Paslon Independen Harus Ganti Dua Kali Lipat
Gagal Ikut Pilkada Solo, Pasangan Abah Ali-Gus Amak Tempuh Jalur Hukum
Rekomendasi dari PDIP Belum di Tangan, Purnomo Pilih Kurangi Kampanye
Tidak Penuhi Syarat, Satu Pasangan Independen Pilkada Solo Gugur
PKS Harap Pilwalkot Solo Jangan Sampai Calon Tunggal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami