Pilu, Ibu di OKU Gantung Diri Depan Anak Karena Tak Punya Beras

Pilu, Ibu di OKU Gantung Diri Depan Anak Karena Tak Punya Beras
Ilustrasi gantung diri. ©shutterstock.com
NEWS | 11 Agustus 2022 10:39 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Warga Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, geger dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga, T (26). Ironisnya, peristiwa itu disaksikan dua anak korban yang masih kecil.

Korban mengakhiri hidupnya dengan cara menjerat lehernya pada kain dan diikatkan ke kusen pintu, Rabu (10/8) sore. Sontak warga sekitar dibuat heboh dan mendatangi TKP.

Peristiwa itu bermula saat korban menyuruh kedua anaknya keluar rumah kemudian menutup seluruh pintu dan jendela. Penasaran, kedua anaknya mengintip dari celah papan rumah dan menyaksikan ibunya melakukan aksi tersebut.

Kedua anak itu berteriak meminta tolong sehingga tetangga mendatangi rumahnya untuk melepaskan ikatan. Nahas, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

2 dari 2 halaman

Kasi Humas Polres OKU AKP Syafaruddin mengungkapkan, saat kejadian seisi rumah hanya korban dan dua anaknya, sementara suaminya sedang mencari pekerjaan. Mayat korban dilakukan visum dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

"Polisi memastikan korban murni gantung diri dan disaksikan kedua anaknya," ungkap Syafaruddin, Kamis (11/8).

Dari keterangan sejumlah saksi, keluarga hidup dengan kondisi memprihatinkan. Korban tidak memiliki beras dan kebutuhan pokok lainnya yang membuatnya frustasi untuk makan keluarganya.

"Ekonomi keluarga korban sering tidak mencukupi, di hari kejadian korban tidak punya beras," ujarnya.

Baca juga:
Frustrasi Dipecat dan Dicerai Istri, Seorang Pria Nekat Gantung Diri
Ribut dengan Pacar Usai Pinjam Uang, Mahasiswa UIR Gantung Diri
Diduga Depresi karena Nilai Jelek, Mahasiswa di Tangerang Bunuh Diri
Asmara Terlarang Kopda Muslimin
Viral Diduga Kopda Muslimin Telepon ART Sebelum Tewas, Menangis Takut Sama Istri

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini