Pimpinan KPK Usul Hanya Napi Korupsi Bandel yang Dipindah ke Nusakambangan

PERISTIWA | 18 Juni 2019 18:05 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengusulkan tidak semua narapidana kasus korupsi yang dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Namun, narapidana yang membandel saja yang dipindahkan ke Lapas di luar Sukamiskin.

"Harus kita seleksi, enggak semua napi kasus korupsi itu dipindahkan penahanannya ke sana," kata Alex di kantor Ombudsman RI, Selasa (18/6).

"Dia (Ditjen Pemasyarakatan) mau naruh di mana itu kan kewenangan mereka, kan kami mengusulkan napi-napi yang bandel yang sering keluar," jelasnya.

Alex menuturkan, hal demikian hanya untuk membuat jera para narapidana koruptor di Sukamiskin supaya tak turut membandel. Namun, kata dia, itu hanya usulan KPK bukan permintaan resmi.

"Itu supaya apa? Memberikan efek jera. Untuk napi-napi lain supaya enggak meniru hal yang sama. Kan begitu. Tetapi, kembali lagi itu menjadi kewenangan Ditjen PAS. KPK hanya menyarankan, mengusulkan," ujarnya.

Alex mengaku tidak tahu apakah ada kesepakatan antara Ditjen Pemasyarakatan dengan KPK terkait pemindahan napi koruptor. Hal itu sebelumnya disampaikan Jubir KPK Febri Diansyah yang menyebut telah membahas bersama Ditjen Pemasyarakatan. Pemindahan napi itu rencananya bakal dilakukan Juni 2019.

"Saya enggak tahu apakah sudah ada kesepakatan untuk memindahkan napi kasus korupsi ke Lapas Nusakambangan," kata Alex.

(mdk/eko)