PKS Protes Prabowo Pimpin Lumbung Pangan Nasional

PKS Protes Prabowo Pimpin Lumbung Pangan Nasional
PERISTIWA | 14 Juli 2020 12:18 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memimpin pengembangan lumbung pangan nasional. Namun perihal ketahanan pangan dipegang seorang Menhan, dinilai tidak tepat.

PKS memprotes penunjukkan Prabowo pimpin lumbung pangan nasional. Salah satu alasannya, tugas Prabowo di Kemenhan sudah cukup berat.

"Ada beberapa sektor penting untuk membangun ketahanan nasional, kan tidak berarti Kemhan mengurusi semua hal. Kementerian pertanian, Bulog, Badan Ketahan Pangan yang selama ini mengurusi soal pangan, harus dilihat sebagai satu kesatuan usaha membangun ketahanan nasional," kata Politikus PKS, Sukamta, Selasa (14/7).

Sukamta menilai, Kemhan sudah punya beban dan tanggung jawab yang besar. Misalnya terkait ketahanan nasional melalui kekuatan TNI dengan ketiga matranya.

Persoalan kedua, lanjut anggota Komisi I DPR bidang pertahanan ini, ada kebutuhan anggaran yang sangat besar sebanyak Rp68 triliun untuk mengembangkan lumbung pangan seperti yang dikatakan Wamenhan, Sakti Wahyu Trenggono.

Biaya ini akan didapat dari pengajuan kredit ke Bank Indonesia dalam bentuk penerbitan obligasi.

"Yang jadi soal saat ini pemerintah sedang minim pemasukan, sementara kondisi ekonomi ke depan masih belum menentu. Opsi utang akan semakin menambah beban utang yang sudah membengkak. Mestinya pemerintah sedapat mungkin menekan pengeluaran hanya untuk kegiatan yang penting dan mendesak," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Petani Singkong Kesusahan

kesusahan rev1

Persoalan ketiga, Sukamta menyoroti soal komoditas singkong yang akan dikembangkan di lahan yang sedang disiapkan seluas 30 ribu hektar di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Padahal, petani di sana masih kesusahan.

"Saya kira lebih tepat jika Pemerintah saat ini menolong terlebih dulu para petani singkong. Berkali-kali petani alami anjloknya harga, seperti di bulan Juni kemarin harga 1 kg hanya Rp900. Lebih baik pemerintah membuat pilot project industri untuk menyerap hasil panen singkong yang sudah ada, ini jelas akan menolong ribuan petani kita," kata dia.

Dengan pertimbangan itu, Sukamta berharap, Kemenhan bisa menanggapi permintaan Presiden dengan bijak. Menurutnya, lebih baik bekerja di bidang masing-masing secara profesional.

"Saya yakin korps TNI jika diberi tugas apapun atas nama kepentingan negara, pasti bersedia tanpa keluhan sedikitpun. Namun demikian, akan lebih baik jika tiap sektor yang sudah ada dapat didorong bekerja secara profesional di bidang masing-masing. Ini juga bagian dari wujud membangun ketahanan nasional," kata Sukamta.

Dia menambahkan, situasi krisis pangan memang sudah membayang, tetapi jangan disikapi dengan membuat keputusan secara terburu-buru. Sukamta tidak berharap ini hanya menjadi kebijakan populis seperti lahan sejuta gambut pada masa lalu namun ternyata mengalami kegagalan.

"Apalagi jika melihat dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024, pengembangan lumbung pangan selain di Jawa dan Bali diarahkan ke Sumatera dan Sulawesi. Sementara di Kalimantan dimantapkan perannya sebagai lumbung energi nasional dan paru-paru dunia. Artinya rencana pengembangan di Kalimantan ini tidak sinkron dengan rencana pembangunan nasional yang sudah ada," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Amanat UU

rev1

Sementara itu, Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, tugas yang diberikan oleh Jokowi dilandasi oleh perspektif pertahanan negara. Hal tersebut sudah sesuai dengan amanat UU No 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara khususnya pasal 6.

Adapun bunyinya: 'Bahwa Pertahanan negara diselenggarakan melalui usaha membangun dan membina kemampuan daya tangkal negara dan bangsa, serta menanggulangi setiap ancaman'.

"Kami di Kementerian Pertahanan memahami bahwa ancaman itu terdiri dari ancaman militer, Nirmiliter dan Hibrida, merujuk apa yang telah disampaikan oleh Presiden mengutip peringatan organisasi pangan dan pertanian dunia PBB (FAO) bahwa ada potensi ancaman krisis pangan dunia di waktu-waktu yang akan datang seiring merebaknya pandemi Covid 19, atau pun krisis-krisis yang disebabkan karena faktor-faktor lainnya," kata Dahnil, Selasa (14/7).

"Oleh sebab itu, perlu diantisipasi sedini mungkin agar kita tidak mengalami krisis pangan," lanjut dia.

Karena itu, perlu dipersiapkan cadangan pangan yang cukup di masa yang akan datang. "Nah salah satunya melalui pengembangan food estate di Kalimantan Tengah," tutur Dahnil.

Menurut dia, food estate di Kalimantan Tengah ini dikembangkan sebagai pusat pertanian pangan sebagai cadangan logistik strategis untuk pertahanan negara.

"Food Estate bukan program cetak sawah, namun pengembangan pusat pangan selain tanam padi juga akan dikembangkan pusat-pusat pertanian pangan lainnya, seperti singkong, Jagung, dan lain-lain, sesuai dengan kondisi lahan disana," tutur Dahnil.

Dia menjelaskan, food estate sebagai cadangan logistik strategis untuk pertahanan negara berfungsi membantu kementerian pertanian dan Bulog, bila suatu saat, dalam kondisi tertentu kita kekurangan supply pangan.

"Maka, cadangan pangan yang sudah dikembangkan dan dipersiapkan di food estate Kalimantan Tengah tersebut siap digunakan," jelas Dahnil.

Adapun, ini akan dikembangkan, sebagai pusat produksi cadangan pangan dari tanah milik negara.

"Kedua sebagai Cadangan melalui pengelolaan penyimpanan cadangan pangan untuk pertahanan negara, dan ketiga melakukan distribusi cadangan pangan keseluruh Indonesia," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Bos Bulog Soal Krisis Pangan: Tak Usah Khawatir, Kita Sekarang Masih Panen
Dari Menanam hingga Beternak, Ini 5 Strategi Wujudkan Ketahanan Pangan ala Khofifah
Jokowi Soal Prabowo Pimpin Proyek Lumbung Pangan: Pertahanan Bukan Hanya Alutsista
Strategi Petrokimia Gresik Jaga Ketahanan Pangan Saat Krisis
Ditugasi Kembangkan Food Estate di Kalteng, Prabowo Dinilai Sedang Diuji Jokowi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami