PKS Sebut Ronny F Sompie Bisa Gugat Pencopotan dari Dirjen Imigrasi Jika Keberatan

PERISTIWA | 29 Januari 2020 16:13 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai pencopotan Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie oleh Menkum HAM Yasonna Laoly tidak ada yang salah. Namun menjadi ramai lantaran kasus Harun Masiku.

Nasir menyarankan Ronny untuk mengajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika keberatan atas pencopotan tersebut.

"Menurut saya jika Dirjen Ronny merasa keberatan atas pencopotan itu, dia bisa mengajukan ke PTUN untuk menggugat keputusan menteri yang mencopot," ujar Nasir melalui pesan singkat, Rabu (29/1).

Namun, jika Ronny diam maka publik menilai pencopotan itu memang karena indisipliner dan melanggar SOP. Maka itu, Nasir mengatakan, menunggu sikap Ronny berikutnya.

"Tapi jika dia menerima, publik akan menilai bahwa dia memang melakukan indisipliner dan melanggar SOP. Kita tunggu saja sikap Pak Ronny, menggugat atau menerima," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Menkum HAM Yasonna Laoly mencopot Ronny Sompie sebagai Dirjen Imigrasi. Alasannya, agar tidak ada konflik kepentingan dalam tim independen yang dibentuk untuk mengusut kasus 'delay' melacak keberadaan buronan KPK, Harun Masiku.

Yasonna mengatakan, Ronny bukan dicopot tapi difungsionalkan. Dengan demikian, tim independen akan berjalan dengan baik.

"Karena saya mau kita betul-betul terbuka dan melacak mengapa ini terjadi delay, mengapa data tersimpan di PC Bandara F terminal 2. Kalau yang bandara 3 kan beres makanya enggak ada masalah. Tapi terminal 2 ini ada delay," kata Yasonna. (mdk/ray)

Baca juga:
Profil Hitam di Whatsapp, Simbol Empati Pegawai Ditjen Imigrasi Terhadap Ronny Sompie
YLBHI: Seharusnya yang Dicopot Menkum HAM Bukan Dirjen Imigrasi
Jokowi Soal Pencopotan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie: Tanyakan ke Menkum HAM
Ketua Komisi III DPR Dukung Pencopotan Ronny F Sompie Karena Bikin Kontroversi
ICW Sebut Pencopotan Dirjen Imigrasi Upaya Yasonna 'Cuci Tangan' dari Kasus Harun

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.