PMI Mengerahkan 10 Armada Tangki Air Ke Lokasi Gempa Sulawesi Barat

PMI Mengerahkan 10 Armada Tangki Air Ke Lokasi Gempa Sulawesi Barat
Pencarian korban gempa di Mamuju. ©Firdaus/AFP
PERISTIWA | 17 Januari 2021 09:14 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan 10 armada tangki air menuju Sulawesi Barat. Hal tersebut untuk membantu penanganan darurat penyediaan air bersih bagi para pengungsi pasca-bencana gempa 6.2 SR yang terjadi pada Jumat (15/1).

6 Armada tangki diberangkatkan dari gudang regional PMI di Makassar dan 4 tangki air diberangkatkan dari Masamba Kabupaten Luwu Utara Sulsel.

Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla mengatakan dalam setiap kejadian bencana PMI selalu memprioritaskan penyediaan air bersih bagi para pengungsi. Selain makanan dan obat-obatan kata JK air bersih juga salah satu kebutuha para korban.

“Salah satu yang menjadi prioritas PMI dalam setiap kejadian bencana di negeri ini baik itu gempa maupun banjir, adalah air bersih. Karena itu yang dibutuhkan oleh pengungsi selain makanan dan obat-obatan, sebagai akibat dari rusaknya infrastruktur termasuk air bersih akibat bencana itu sendiri," kata JK dalam keterangan pers, Minggu (17/1).

Selain mengerahkan armada tangki air, JK menugaskan PMI Sulawesi Tengah untuk mengerahkan relawannya ke Sulawesi Barat.

“Saatnya PMI Sulteng membantu Warga Sulbar, karena saat terjadi gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulteng September 2018 lalu, PMI Sulbar yang pertama tiba di Kota Palu membantu proses evakuasi korban bencana alam tersebu," perintah JK pada jajaran PMI.

Adapun bantuan PMI yang telah tiba sebelumnya di lokasi bencana yaitu 4 mobil pick up ; berisi peralatan operasi relawan, 5 ambulance evakuasi, 3 truk berisi logistik (tenda, terpal, family kit dan higiene kit).

Kemudian barang dari Federasi Palang Merah & Bulan Sabit Merah Internasional yang didatangkan dari gudang logistik PMI Sulteng.

Sementara itu rangkaian kendaraan bantuan kemanusiaan PMI Sulsel untuk korban gempa bumi sulawesi barat, yang diberangkatkan dari Makassar, sabtu 16/01 siang telah tiba di kota majene setelah menempuh perjalanan darat 7 jam, yang terdiri dari 3 mobil pick up ; berisi peralatan operasi relawan, 4 ambulance evakuasi

Selain PMI Sulsel dan Sulteng yang ditugaskan membantu korban gempa Sulbar, PMI Kota Solo juga mengirim 60 relawannya yang akan ditugaskan di Sulbar dan Kalsel dalam rangka operasi kemanusiaan. Para relawan ini memiliki spesialisasi dibidang Shelter, WASH, Logistik, Kesehatan, Assesment dan Psikososial. (mdk/ray)

Baca juga:
Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Sulbar, Bantuan Rp4 M Dikucurkan
BNPB: Pelabuhan dan Jembatan Rusak, Rumah Sakit Roboh Akibat Gempa Sulbar
BMKG soal 32 Gempa Susulan di Sulbar: Bisa Jadi Ada Energi Potensial Belum Dilepas
BNPB Minta Warga Waspadai Potensi Gempa Susulan di Sulawesi Barat
Upaya Pencarian Korban Gempa yang Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami