PMI NTB Gencarkan Vaksinasi Dukung MotoGP Mandalika

PMI NTB Gencarkan Vaksinasi Dukung MotoGP Mandalika
Kisah warga terkurung Sirkuit Mandalika. ©BAY ISMOYO/AFP
NEWS | 1 Januari 2022 03:00 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggencarkan kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk mendukung pencapaian target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah sebesar 100 persen sebelum MotoGP pada Maret 2022.

Ketua PMI NTB Ridwan Hidayat di Mataram, Jumat mengatakan PMI NTB telah melakukan droping vaksinasi untuk mencegah penyebaran COVID-19 pada pengurus PMI di 10 kabupaten/kota di wilayah itu.

"Vaksinasi kita lakukan untuk mendukung target Presiden Joko Widodo untuk mencapai vaksinasi 100 persen di wilayah NTB. Apalagi, Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah gelaran even akbar dunia MotoGP," ujarnya.

Menurut Ketua Komisi II DPRD NTB itu, total vaksin yang di distribusikan sebanyak 25 ribu vaksin jenis Sinovac.

"Vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dan akan membuat COVID-19, seperti flu biasa dan akan sulit menular," ucapnya.

Ia mengaku, Pemprov NTB yang sudah menerima tantangan Presiden Jokowi untuk mengejar target orang yang di vaksinasi mencapai 100 persen. Sedangkan, pada vaksinasi sebelumnya raihannya sudah mencapai angka sekitar 70 persen. Tentunya, harus didukung oleh semua pihak.

"Vaksinasi yang dilakukan PMI NTB adalah untuk mendukung target Pemprov. Karenanya, semua kegiatan vaksinasi terus dikoordinasikan PMI dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota di NTB. Harapannya, jelas untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap epidemi Covid-19," jelas Ridwan Hidayat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr H Lalu Hamzi Fikri, menyebutkan, capaian vaksinasi lansia di NTB sampai 22 Desember baru mencapai 64,10 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua baru 38 persen. Jumlah sasaran vaksinasi lansia di NTB sebanyak 368.117 orang.

Fikri menyebutkan capaian vaksinasi lansia dosis pertama di tujuh Pemda sudah di atas 60 persen. Sedangkan tiga Pemda masih di bawah 60 persen. Tiga Pemda tersebut adalah Kota Bima baru 54,67 persen, Bima 56,78 persen dan Dompu 58,56 persen.

Sementara tujuh Pemda yang capaian vaksinasi lansia di atas 60 persen untuk dosis pertama adalah Sumbawa 62,89 persen, Sumbawa Barat 69,13 persen, Lombok Barat 65,82 persen, Lombok Tengah 72,58 persen, Lombok Timur 61,39 persen, Lombok Utara 75,46 persen, dan Kota Mataram 60,83 persen.

Fikri merincikan 368.117 lansia yang menjadi sasaran vaksinasi di NTB. Dengan rincian, Lombok Barat 370.885 orang, Lombok Tengah 69.319 orang, Lombok Timur 86.938 orang, Sumbawa 41.759 orang, Bima 42.294 orang. Kemudian Dompu 16.700 orang, Sumbawa Barat 8.947 orang, Lombok Utara 15.299 orang, Kota Mataram 29.447 orang dan Kota Bima 10.924 orang.

Sebagaimana diketahui, pada pertengahan Desember, vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun baru bisa dilaksanakan di empat kabupaten yaitu Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara dan Sumbawa Barat.

Karena pada waktu itu baru empat kabupaten tersebut yang sudah mencapai vaksinasi lansia di atas 60 persen. Sementara itu, sebanyak 240.281 anak usia 6 – 11 tahun menjadi sasaran vaksinasi di NTB. (mdk/ded)

Baca juga:
Sarana dan Prasarana Akses ke Mandalika Dibenahi Jelang MotoGP
Sirkuit Mandalika Jadi Tolak Ukur Bangun Infrastruktur di Bali untuk Presidensi G20
KTT G20 dan MotoGP Momentum Kebangkitan Pariwisata Usai Terdampak Pandemi Covid-19
Kapolda NTB Kirim Naskah Akademis Pembentukan Polres Mandalika ke Mabes Polri
Rumah Relokasi Warga Terdampak Sirkuit Mandalika Ditargetkan Rampung 2022

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami