Polda DIY Pindahkan Posko DVI Korban Hanyut di Sleman ke RS Bhayangkara

Polda DIY Pindahkan Posko DVI Korban Hanyut di Sleman ke RS Bhayangkara
PERISTIWA | 22 Februari 2020 23:42 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Polda DIY memindahkan posko Disaster Victim Identification (DVI) dari Puskesmas Turi ke RS Bhayangkara di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Pemindahan posko DVI ini dilakukan sejak Sabtu (22/2) pukul 17.00 WIB.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, usai dioperasikan selama 24 jam, Posko DVI yang didirikan di Puskesmas Turi akan dipindah ke RS Bhayangkara. Dia menjabarkan nantinya identifikasi siswa SMP 1 Turi seluruhnya akan dipusatkan di RS Bhayangkara.

"Jadi, misalnya nanti ada korban ditemukan, tidak dibawa ke sini (Puskesmas I Turi), tetapi ke RS Bhayangkara. Sebelum nanti diserahkan ke pihak keluarga," jelasnya.

Dia menerangkan ada beberapa alasan dilakukannya pemindahan Posko DVI. Diantaranya adalah masalah kelengkapan peralatan, karena selama ini memang rujukan untuk penemuan mayat memang di RS Bhayangkara.

"Memang peralatan di RS Bhayangkara lebih lengkap dibandingkan di Puskesmas I Turi. RS Bhayangkara selama ini menjadi rujukan dari penemuan-penemuan mayat," terangnya.

Yuliyanto menambahkan paska tak lagi dipakai untuk Posko DVI, Puskesmas 1 Turi akan kembali beroperasi seperti fungsi. (mdk/fik)

Baca juga:
KPAI Dorong Evaluasi Kebijakan Pramuka Sebagai Ekstrakulikuler Wajib
Usai Insiden SMP 1 Turi, Mahfud Harap Ekstrakulikuler Siswa Tetap Berlangsung
Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor, Satu Pembina Pramuka Jadi Tersangka
Berenang di Sungai Depan Sekolah, Siswa SMA di Karawang Hilang Terbawa Arus
Mensos Sebut Keluarga Korban Hanyut Meninggal Dunia Dapat Santunan Rp 15 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami