Polda Jateng Amankan 5 Pelaku Kerusuhan Acara Midodareni di Solo

Polda Jateng Amankan 5 Pelaku Kerusuhan Acara Midodareni di Solo
PERISTIWA | 11 Agustus 2020 18:45 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan telah berhasil mengamankan lima pelaku penganiayaan dan perusakan saat acara midodareni di Kampung Mertodranan, Pasarkliwon, Solo, Sabtu (8/8) lalu.

"Para pelaku ini sudah kita amankan lima orang. Lima orang inisialnya adalah BD, MM, MS, ML dan RL. Dari para pelaku sudah kita tingkatkan menjadi tersangka empat orang dan satu orang kita masih mendalami," ujar Kapolda saat konferensi pers di Mako 2 Polresta Surakarta, Jalan Slamet Riyadi, Selasa (11/8).

Para tersangka, lanjut Luthfi akan dikenakan pasal 160, pasal 335 dan pasal 170 KUHP, tentang tidak pidana kekerasan maupun penganiayaan. Kapolda juga mengancam untuk melakukan pengejaran kepada anggota kelompok yang belum tertangkap.

"Para pelaku ini saya imbau, jajaran Polda Jawa Tengah di-backup Mabes Polri, dalam hal ini Deriktorat Pidana Umum Mabes Polri akan tetap melakukan pengejaran kepada pelaku-pelaku kelompok intoleran," tegasnya.

Mantan Kapolresta Surakarta itu mengaku sudah mengantongi nama-nama pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran.

"Saya selaku Kapolda Jawa Tengah, sudah saya perintahkan kepada seluruh Kapolres, tidak ada tempat bagi kelompok intoleran di wilayah hukum Polda Jawa Tengah. Apalagi khususnya Solo dan Kapolres Kapolres lainnya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penyerangan dan perusakan dilakukan oleh sekelompok orang saat acara midodareni di Kampung Mertodranan, Solo, Sabtu (8/8) lalu. Sedikitnya tiga orang luka dan sejumlah kendaraan bermotor mengalami kerusakan. Polresta Surakarta dibantu Polda Jateng dan Mabes Polri telah mengamankan dau orang yang diduga sebagai pelaku. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami