Polda Jateng Datangkan Psikolog Periksa Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat

PERISTIWA | 17 Januari 2020 13:46 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Pimpinan Keraton Agung Sejagat Totok Santosa (42) dan Fanni Aminadia (41) akan diperiksa secara psikologi oleh tim Biddokes Polda pada Senin (20/1) Minggu depan.

Proses pemeriksaan psikologis ini untuk mengetahui rekam jejak kejiwaan yang dialami keduanya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penyebar berita bohong.

"Kedua tersangka kooperatif. Totok sudah memberikan penjelasan. Namun, Fanni masih merasa mendapatkan wangsit untuk menjaga perdamaian dunia. Maka dari itu, kami akan periksa tersangka secara sisi psikologisnya minggu depan," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Jumat (17/1).

Saat disinggung perihal adanya tersangka baru, Kapolda menyebut masih melihat kemungkinan, terutama kepada para koordinator atau patih di beberapa daerah lainnya.

"Apakah sang patih (koordinator) di daerah-daerah ini dikategorikan sebagai pembantu kedua tersangka atau malah menjadi korban juga. Ini yang masih kami dalami. Jika ikut membantu, maka akan ada tersangka baru lainnya," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, KAS diketahui mempunyai puluhan pengikut di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Di sana, KAS memiliki 28 pengikut. Mereka dipimpin oleh seorang dengan jabatan maha menteri atau patih KAS bernama saudari Wiwik.

"Untuk Wiwik di Klaten, masih diperiksa. Dia saat ini masih berstatus sebagai saksi. Sejauh ini, sudah ada tujuh korban atau pengikut yang telah melapor ke Polda Jateng terkait kasus ini," pungkas Kapolda. (mdk/bal)

Baca juga:
Mencari Kontrakan Raja Keraton Agung di Jakarta, Pinggir Rel Pernah Kebakaran
Periksa Mahamenteri Keraton Agung Sejagat, Polisi Buka Potensi Tersangka Baru
Pengikut Keraton Agung Sejagat Sudah Menyebar ke Klaten
Yenny Wahid Tanggapi Keraton Agung Sejagat: Sekarang Banyak Orang yang Halu
Simpang Siur Utang Rp1,3 Miliar Raja Agung Sejagat Saat Tinggal di Jakarta

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.