Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 42 TKI Ilegal ke Malaysia

PERISTIWA | 17 November 2018 01:45 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Polda Kalimantan Barat menggagalkan pengiriman 42 orang calon TKI ilegal tujuan Malaysia. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka, dan kini meringkuk di penjara.

Pengiriman puluhan calon TKI ilegal itu, terbongkar oleh kepolisian, 28 Oktober 2018 lalu. Penyelidikan dan penyidikan maraton sampai saat ini, menetapkan 2 tersangka, AND (43) dan ASH (39), dengan pasal tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia di luar negeri, dan tindak pidana perdagangan orang.

"Korban ada 42 orang, terdiri dari 38 orang calon pekerja, dan 4 balita. Barang bukti yang kita amankan, seperti paspor, handphone, tiket pesawat dan kartu identitas," kata Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/11).

Didi menerangkan, umumnya para calon TKI ilegal tergiur gaji tinggi bekerja di luar negeri, yang ditawarkan para calo yang berkeliaran. "Bekerja di luar negeri, tidak semudah yang dibayangkan. Lebih baik di negeri sendiri," ujarnya.

Sementara, dalam kesempatan konferensi pres hari ini, Direktur Reskrimum Polda kalbar, Kombes Pol Arif Rachman, bersama Kepala BP3TKI (Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Pontianak, Andi kusuma mengatakan, Kalbar menjadi daerah transit calon pekerja migran Indonesia atau TKI, dari luar Kalbar. Bahkan, warga Kalbar juga banyak menjadi TKI.

"Pemerintah sudah menyiapkan kantor terpadu untuk keberangkatan PMI di Sambas dan Entikong. Saya berharap semua dapat mengikuti prosedur resmi," kata Arif.

Data terbaru dari Dinas Sosial Provinsi Kalbar, pemulangan atau deportasi TKI ilegal tahun ini melalui Kalbar, sebanyak 1.964 orang. "Dinas sosial mengalami hambatan karena anggaran pemulangan terbatas," ungkap Arif.

Baca juga:
39 TKI ilegal hendak ke Malaysia ditangkap polisi di Nunukan
KBRI Kairo pulangkan tujuh TKI korban perdagangan orang, bertahun-tahun kerja ilegal
Polda Kalbar gagalkan pengiriman 32 calon TKI asal Sulsel ke Malaysia
Momen haru ABG perempuan korban human trafficking bertemu orangtua
Cari kerja di Facebook, perempuan 16 tahun malah dijual ke Malaysia
Polisi bongkar penjualan gadis asal Sukabumi ke Malaysia, 5 orang diciduk

(mdk/fik)