Polda Kalbar OTT Kadis PU Ketapang terkait pungli proyek

PERISTIWA | 22 Oktober 2018 19:39 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) operasi tangkap tangan (OOT) Kadis PU Ketapang inisial DG terkait sejumlah proyek di wilayah tersebut.

"Memang benar tadi siang Tim Penyidik Subdit Tipikor Ditrektorat Reskrimsus Polda Kalbar yang dipimpin oleh Kasubdit III AKBP Prasetyo Adhi Wibowo, melakukan OTT terhadap Kadis PU Pemkab Ketapang berinisial DG dan sejumlah stafnya," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Nanang Purnomo di Pontianak, Senin (22/10).

OTT berawal dari keluhan para kontraktor yang melaporkan dana proyek yang sudah selesai ditahan oleh Kadis PU Pemkab Ketapang selaku KPA dengan catatan harus setor berupa lima persen dari nilai proyek tersebut.

"Atas laporan tersebut, maka Tim Ditreskrimsus Polda Kalbar melakukan OTT dalam kasus tersebut," katanya, seperti diberitakan Antara.

Selain DG, kata Nanang, tim juga menciduk staf Dinas PU lainnya, diantaranya Kasi Perencanaan Bidang Cipta Karya berinisial FL, kemudian Kabid Cipta Karya RA, Staf Cipta Karya AR, dan honorer Bidang Cipta Karya HE.

"Saat ini kelimanya sedang dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang sudah diamankan, melakukan penggeledahan terhadap kantor dan rumah pihak-pihak terkait, kemudian melakukan penyitaan barang bukti, dan termasuk melakukan gelar perkara," katanya.

Sementara itu, Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyudin menambahkan, Tim Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalbar bersama lima orang yang dilakukan OTT tersebut sedang dalam perjalanan dari Ketapang menuju Kota Pontianak malam ini.

Baca juga:
Lakukan pungli Rp 600 ribu per guru, Pengawas TK/SD di Sergai diciduk polisi
Ganjar bakal tindak tegas anak buah yang terlibat pungli
2 Petugas Dishub Rembang tersangka pungli, polisi amankan Rp 21,2 juta
Polisi tangkap petugas Dishub Rembang pemalak uji KIR
Tarik retribusi secara ilegal, empat anggota ormas di Bekasi diamankan polisi
Disebut lakukan pungutan buat turnamen tenis, puluhan hakim polisikan jubir KY

(mdk/rhm)