Polda Metro Jaya Bekuk Komplotan Pencuri Truk

PERISTIWA | 12 November 2019 23:32 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Jajaran kepolisian Polda Metro Jaya berhasil menangkap komplotan pencurian truk dengan inisial SR, D, AU, AK dan AH. Mereka adalah anggota kawanan pelaku pencurian truk, sekaligus penadahnya dari Jakarta dan Sukabumi.

Kepolisian berhasil menyita satu unit truk Mitsubishi F 8927 WA yang merupakan hasil curian dari tersangka. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit mobil taksi yang dipakai satu pelaku untuk menjual truk hasil curian.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng mengatakan, kasus ini bermula saat salah satu tersangka yakni SR yang berprofesi sebagai sopir taksi menemukan kunci mobil truk berlogo Mitsubishi yang jatuh di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

"Dari temuan kunci itu, SR lalu mencoba kunci itu ke sejumlah mobil truk yang diparkir tak jauh dari kunci kendaraan ditemukan di Ciracas, Jakarta Timur," katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Dengan kunci temuan itu, SR berhasil mendapati truk yang tepat dengan kunci kendaraan yang ditemukannya. Setelah dapat membuka kunci, SR membawa kabur truk tersebut.

"Kemudian truk dibawa oleh SR ke wilayah Sukabumi dan dijual kepada tersangka D di Sukabumi. D ini juga sudah kami amankan. Truk dijual SR ke D seharga Rp23 Juta tanpa dilengkapi dengan surat kendaraan yang sah, baik itu STNK maupun BPKB," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Gagal Jual di Sukabumi, Pelaku Bawa Truk ke Jakarta

Dari pengakuan tersangka D, dia berniat untuk menjual mobil truk itu di daerah Sukabumi. Namun, ternyata tidak mendapat orang yang mau membeli truk tersebut. Sehingga tersangka D ini minta tolong untuk mencarikan pembeli kepada tersangka AU dan AK.

Dari upaya AU dan AK, tambah Gede, didapatlah calon pembeli truk warga Jakarta.

"Sehingga AU dan AK yang ada di Jakarta meminta tolong kepada tersangka AH untuk mengambil truk itu ke Sukabumi dan dibawa ke Jakarta," terang Gede.

Karenanya, kata Gede, AH berangkat ke Sukabumi menggunakan taksi, yang di sewa. Taksi itu kini dijadikan barang bukti aksi kejahatan.

"Dengan menggunakan taksi itu AH sampai ke Sukabumi dan bertemu D. AH lalu membawa truk ke Jakarta untuk dipertemukan kepada calon pembeli. Harga yang disepakati calon pembeli dengan D adalah seharga Rp25 juta," kata Gede.

Pada saat hendak terjadi transaksi jual beli truk di Jakarta kata Gede, tersangka AH langsung dilakukan penangkapan dan diamankan petugas ke Polda Metro Jaya.

"Selanjutnya, diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Gede.

Kepada para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 480 KUHP tentang penadahan serta pasal pertolongan jahat. "Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," tutup Gede. (mdk/fik)

Baca juga:
Polisi Amankan Komplotan Pencopet Saat Car Free Day
Sempat Bersembunyi, Pembegal Tas Ditangkap Polisi di Kamar Mandi
Retas ATM, 2 WNA Asal Romania Ditangkap
Dua Pencuri dengan Modus Ganjal ATM Dibekuk di Bekasi
Pura-pura Pesan Taksi Online, Pria di Bandung Bawa Kabur Empat Mobil

TOPIK TERKAIT