Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran 1,3 Ton Ganja

PERISTIWA | 22 Januari 2020 17:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Metro Jakarta sepanjang Desember tahun lalu hingga Januari 2020, mengamankan sebanyak total 1.343 kilogram ganja. Ganja tersebut diamankan secara bertahap. Yakni di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sebanyak 410 Kilogram, Polrestro Jakbar sebanyak 308 Kilogram dan 12 batang pohon ganja.

"Polrestro Jaksel 374 kilogram, Polrestro Kabupaten Bekasi 200 kilogram dan Polrestro Depok 51 kilogram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (22/1).

Dari semua kasus ini, Yusri menyebutkan polisi mengungkap sebanyak 19 tersangka. Seorang di antaranya terpaksa didor.

"Terhadap satu orang tersangka telah dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan," ujar dia.

Dari sini, lanjut Yusri, kemudian polisi melakukan pengembangan. Hingga sampai ke daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara.

"Dari hasil pengembangan di sana dibantu anggota reserse narkoba Sumut, dan diperoleh ganja 254 kilogram di Kotanopan (Mandailing Natal, Sumut)," pungkasnya.

Di samping itu, di sana polisi juga menemukan ladang ganja dengan luas mencapai lima hektar. Yusri menerangkan, jarak ladang ganja dari Mandailing Natal lumayan jauh.

Ditempuh selama kurang lebih tiga jam menggunakan kendaraan roda empat. "Kemudian anggota jalan kaki (selama) enam jam untuk sampai lokasi dan ditemukan lima hektar ladang ganja dengan ukuran antara 150 sentimeter sampai 200 sentimeter," jelas dia.

Pihaknya memperkirakan bahwa ladang ganja tersebut jika dipanen memiliki jumlah sebanyak 60 ton.

"Ladang ganja tersebut siap dipanen. Kalau kira perkirakan, itu sekitar 60 ton ganja. Jadi cukup besar hasil pengungkapan ini," bebernya.

Atas perbuatannya, mereka masing-masing akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000," pungkasnya.

Reporter: Yopi Makdori (mdk/gil)

Baca juga:
Serma Asep Roni dan Tiga Hari Pencarian Ladang Ganja di Gunung Guntur
Polisi Ungkap Peredaran Ganja 1,3 Ton
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ganja Gunakan Truk Isi Durian
Urine Pengendara Honda Jazz Penabrak Polantas di GBK Positif Narkoba
Miliki 29 Kilogram Ganja, Pelatih Surfing di Bali Diringkus Polisi
Temukan Ladang Ganja, Polisi akan Kembali Sisir Lahan Milik BKSDA di Garut

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.