Polda Metro Tetapkan Tersangka Penganiayaan Penyidik KPK

PERISTIWA | 8 Februari 2019 18:57 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polda Metro Jaya menetapkan satu tersangka kasus penganiayaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Satu tersangka berasal dari Pemprov Papua.

"Minggu depan kami akan panggil terduga pelakunya. Ya, terduga pelaku dari Pemprov Papua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (8/2).

Sayangnya, Argo tak menjelaskan secara rinci berapa jumlah orang yang sudah ditetapkan sebagai terduga pelaku itu dan kapan akan dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku yang merupakan dari unsur Pemprov Papua yang saat itu sedang melangsungkan rapat.

Karena sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan terkait penganiayaan terhadap dua pegawai lembaga antirasuah tersebut.

"Tunggu saja ya. Pokoknya Minggu depan. Berapa jumlahnya, nanti tunggu saja," ujarnya.

Seperti diberitakan, Gilang Wicaksono bersama rekannya melaporkan kejadian pemukulan yang dialaminya saat bertugas. Penganiayaan diduga karena mengambil foto tanpa izin saat rapat antara Pemprov Papua dengan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2) malam.

Beberapa pihak Pemprov Papua datang menghampiri karena tidak terima difoto. Pihak pemprov sempat menanyakan identitas mereka. Meski sudah mengetahui pegawai KPK, namun sejumlah orang tetap menganiaya hingga wajah pegawai KPK tersebut luka memar dan sobek.

Baca juga:
Polisi Batal Periksa Saksi Terkait Kasus Penganiayaan Pegawai KPK
Usai Pemukulan Penyidik KPK, Mendagri Larang Pembahasan APBD di Hotel
Penyelidik Dikeroyok, Pegawai KPK Bikin Rantai Manusia Simbol Saling Menjaga
Aksi Solidaritas Wadah Pegawai KPK untuk Penyelidik yang Dianiaya
KPK Minta Pelaku Penganiayaan Pegawainya Menyerahkan Diri
KPK Harap Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Dua Pegawainya

(mdk/rhm)