Polda Papua Ambil Alih Kasus Penyuplai Dana ke KKB Diduga Seret Ketua DPRD Tolikara

Polda Papua Ambil Alih Kasus Penyuplai Dana ke KKB Diduga Seret Ketua DPRD Tolikara
Ratius Murib diperiksa polisi di Papua. ANTARA
NEWS | 18 Juni 2021 16:55 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Polda Papua mengambil alih kasus penyuplai senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dalam kasus ini, satu pelaku atas nama Ratius Murib alias Nelson Murib ditangkap beserta duit Rp370 juta yang diduga diberikan dari Ketua DPRD Tolikara Sonny Wanimbo.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal memastikan pihak akan memanggil seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara itu.

"Untuk siapa saja yang diduga terlibat kasus tersebut akan diminta keterangan agar kasusnya terang," kata Ahmad saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (18/6).

Namun demikian, Ahmad belum menjelaskan detil kapan waktu akan dilakukan pemanggilan kepada siapa yang diduga terlibat. Termasuk Sonny Wanimbo.

Semantara untuk proses penyelidikan Nelson, Ahmad menyampaikan saat ini petugas sedang berencana memindahkan yang bersangkutan ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan.

"Untuk kasus ini rencana tersangka akan dibawa ke Polda untuk penanganannya ditangani DitKrimum Polda," ujarnya.

Ratius Nurib Suplai Senjata buat Kelompok Lekagak Telenggen

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri menyebutkan RM alias NM (26) yang ditangkap di Bandara Mulia Kabupaten Puncak Jaya adalah pencari senjata api dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen.

"RM sudah mengaku kepada penyidik, termasuk aliran dana yang diperoleh untuk membeli senpi dan amunisi," katanya, seperti dikutip Antara, Selasa (15/6).

Kapolda mengatakan bahwa penyidik masih mendalami pengakuan RM yang ditangkap Selasa (15/6) sesaat hendak terbang ke Timika.

Penangkapan terhadap RM terjadi saat yang bersangkutan hendak melanjutkan perjalanannya ke Timika dengan menggunakan pesawat.

Sebetulnya, menurut Fakhiri, dari laporan yang diterima menyebutkan bahwa RM yang menggunakan pesawat Rimbun Air terbang dari Nabire ke Timika, Senin (14/6) dengan rute Nabire-Mulia (Puncak Jaya)-Timika.

Namun, sesampainya di Mulia, Senin (14/6), pesawat mengalami gangguan sehingga pada hari Selasa (15/6) baru melanjutkan penerbangan.

"Pada saat itulah salah seorang anggota KP3 Bandara Mulia mengetahui keberadaan yang bersangkutan, kemudian melaporkan, lalu aparat menangkap RM," kata Fakhiri.

Ketika ditanya tentang asal uang yang diamankan bersama RM, Kapolda Papua mengatakan bahwa RM mendapat uang tersebut dari seseorang yang saat ini masih didalami penyidik.

"Terkait dengan aliran dana yang dipegang RM masih dalam penyelidikan. Perkembangan selanjutnya akan diinfokan lagi," katanya.

RM diamankan bersama barang bukti berupa uang sebesar Rp370 juta, tiga buah handphone, dan berbagai barang bukti lainnya, termasuk buku catatan.

Saat ini RM masih diamankan di Mapolres Puncak Jaya di Mulia. (mdk/rhm)

Baca juga:
KKB di Papua Wilayah Mamta Serahkan Empat Pucuk Senpi ke Polisi
Ketua MPR Minta Satgas Nemangkawi Investigasi Penjual Senjata Api ke KKB Papua
Pemasok Senjata dan Amunisi KKB Ditangkap di Timika Bawa Uang Rp370 Juta
Mahfud Sebut Penyelesaian Masalah di Papua Tak Bisa dengan Senjata
Satgas Nemangkawi Tangkap Terduga Penjual Senpi ke KKB Puncak Jaya Papua
Satgas Nemangkawi Tangkap DPO KKB Miron Tabuni

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami