Polda Papua Soal Seorang Katekisan Katolik Tertembak: Itu Tidak Benar, Hoaks

Polda Papua Soal Seorang Katekisan Katolik Tertembak: Itu Tidak Benar, Hoaks
PERISTIWA | 27 Oktober 2020 08:48 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polda Papua tidak membenarkan terkait beredarnya informasi atau berita soal adanya penembakan terhadap seorang Katekis Katolik dan anak di bawah umur hingga mengalami kritis. Kejadian itu disebut-sebut terjadi di Kampung Jalae, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Penembakan seorang Katekis Katolik dan seorang anak di bawah umur itu tidak benar atau hoaks. Kejadian sebenarnya adalah adanya kontak tembak antara tim gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahamd Mustofa Kamal dalam keterangannya, Selasa (27/10).

Atas kejadian tersebut satu orang dari KKB meninggal dunia yakni Rubinus Tigau dan satu anggota KKB Hermanus Tipagau telah diamankan anggota gabungan dalam keadaan hidup.

"Tim melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku karena melakukan perlawanan dengan jumlah anggota sebanyak 50 orang. Satu orang kelompok KKB yang meninggal dunia dan satu orang yang diamankan tersebut, terlibat dalam penembakan tim TGPF pada 9 Oktober 2020 lalu. Sehingga Bambang Purwoko (anggota TGPF) dan dua anggota TNI-AD terluka" ujarnya.

"Hasil penyidikan tim membawa petunjuk lokasi persembunyian 50 orang KKB kelompok Sabinus Waker. Tepat setelah penindakan, beredar narasi penembakan terhadap remaja katekisan," sambungnya.

Menurutnya, diksi katekisan digunakan oleh KKB untuk menggiring opini berbasis agama. Padahal setelah dikonfirmasi pihak keluarga korban penembakan, remaja tersebut telah dengan sukarela bergabung dengan KKB. Pada penyerangan tersebut, remaja dipersenjatai mirip seperti strategi perang di Sudan.

Dimana kelompok pemberontak akan mengkader anak di bawah umur dan dipersenjatai untuk dibodohi menjadi tameng hidup saat terjadi penindakan.

"Saat ini korban sedang dirawat dan diusahakan yang terbaik untuk kesembuhannya sehingga dapat diambil kesaksian utuh atas kekejian kelompok KKB Sabinus Waker," ucapnya.

Kamal menjelaskan, untuk anak kecil yang bernama Meinus (6) yang terkena rekoset telah dievakuasi dan telah tiba di Kabupaten Mimika pada pukul 11.24 Wit dengan menggunakan Heli Polri Bell-412/P-3003 didampingi dua orang keluarga dan dua personel tim kesehatan TNI-Polri dipimpin Ipda dr. Amir.

"Saat ini saudara Meinus (6) telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika," jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan sejumlah berita yang belum jelas sumbernya.

"Diimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum jelas sumbernya, mari kita bijak dalam bermedia sosial dan mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas di Tanah Papua ini agar tetap aman dan kondusif," tutupnya.

Sebelumnya, Tim gabungan TNI-Polri menekan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bersembunyi di Intan Jaya, Papua. Satu anggota kelompok pembuat keonaran dan gangguan keamanan di Bumi Cendrawasih ini tewas dan dua lainnya diamankan.

"Setelah aktif melaksanakan operasi penegakan hukum guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di Intan Jaya, tim gabungan TNI-Polri akhirnya melakukan penindakan terhadap kelompok KKB di Kampung Jilai," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa dalam keterangan resmi, Senin (26/10).

Menurutnya, tindakan ini merupakan rangkaian kegiatan sebelumnya berupa sweeping dan patroli untuk melindungi masyarakat dari ancaman KKB. Penindakan dilakukan pada pagi hari, Senin (26/10) sekitar pukul 05.30 WIT.

"Tim gabungan TNI-Polri berhasil menewaskan satu orang KKB atas nama Rubinus Tigau dan mengamankan dua orang lainnya yang salah satunya mengaku adik dari Rubinus Tigau," urainya. (mdk/fik)

Baca juga:
DPR Minta Pemerintah Segera Tindaklanjuti Hasil Investigasi TGPF Intan Jaya
Diserang TNI-Polri, Satu Anggota KKB Tewas dan Dua Diamankan
Kapolda Papua Ungkap Anggota Brimob Terlibat Jual Beli & Pasok Senjata ke KKB
Polda Papua Siapkan Dokter Independen Autopsi Jenazah Pendeta Yeremia
Brimob Terlibat Jual-Beli Senpi, Polda Papua Dalami Dugaan Dipasok ke KKB
TGPF Intan Jaya Temukan Keterlibatan KKB di Kasus Penembakan 2 Personel TNI & Sipil

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami