Polda Sulsel Patroli Siber Bidik Akun Provokator Masalah Papua

PERISTIWA » MAKASSAR | 21 Agustus 2019 14:34 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan semakin gencar melakukan patroli di jejaring dunia maya. Langkah ini diambil untuk meredam gejolak yang timbul akibat kejadian di Malang, Surabaya hingga Makassar beberapa waktu lalu.

Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani kepada wartawan, Rabu, (21/8). Patroli siber menyisir kemunculan akun-akun yang memprovokasi masalah Papua.

"Kita sudah konsen. Dit Krimum dengan tim sibernya sudah turun untuk lakukan patroli. Kita harapkan warga Makassar jangan ada yang buat akun-akun yang tidak benar apalagi kalau akun itu sudah memprovokasi," kata Dicky Sondani.

Dia bakal langsung menindak jika ada akun-akun yang sengaja memprovokasi. Alasannya, dampaknya akan sangat berbahaya.

Disinggung kondisi asrama Papua di Makassar saat ini, Dicky menyebut sudah kondusif. Meski demikian polisi tetap melakukan penjagaan agar tidak ada yang terpancing aksi provokasi.

Pantauan terakhir kondisi di sekitar asrama, pos belum dibuka. Mobil baracuda, water cannon, motor-motor patroli juga masih siaga.

Baca juga:
Ditolak Masuk Asrama Papua di Surabaya, Fadli Zon dan Rombongan DPR Balik ke Jakarta
Akhir Agustus, Jatim akan Jadi Tuan Rumah Penyelesaian Soal Papua
Fadli Zon dan Rombongan DPR Gagal Bertemu Mahasiswa Papua di Surabaya
Fahri Minta Jokowi Jamin Penghinaan Rasial Terhadap Orang Papua Tak Terjadi Lagi
Redam Situasi, TNI-Polri & Tokoh Adat Ajak Dialog Pendemo di Fakfak Papua Barat
5 Proyek Pembangunan Jokowi di Papua Demi Angkat Kesejahteraan Warga

(mdk/noe)