Polisi Akan Jemput Bola Telusuri Korban Mengaku Dapat Pelecehan di Bandara

Polisi Akan Jemput Bola Telusuri Korban Mengaku Dapat Pelecehan di Bandara
PERISTIWA | 20 September 2020 13:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com -
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengaku telah mendengar keramaian di media sosial terkait dugaan pelecehan seksual dialami seorang perempuan saat rapid test di Bandara Soekarno Hatta. Polisi saat ini tengah menunggu laporan resmi.

"Memang beredar di media sosial, kemarin kami sudah cek yang mengedarkan bahkan menjadi korban pelecehan oleh oknum dokter, tapi sampai sekarang belum ada laporan polisinya," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9).

Menurut Yusri, jika terduga korban tidak kunjung memberikan laporan resmi, tak menutup kemungkinan polisi akan mencari terduga korban untuk dimintai keterangan.

"Rencana penyidik mau berangkat jemput bola ke Bali, infonya terduga korban di sana, kami sudah berkoordinasi," jelas Yusri.

Yusri menambahkan, jemput bola dilakukan Polri semata meluruskan peristiwa yang diceritakan korban di media sosial. Tujuannya, agar tidak sebatas cerita yang membuat heboh masyarakat.

"Habis jangan menyebarkan tetapi habis itu sembunyi, kita jemput bola karena dia sudah menyebarkan. Kita jemput bola ke sana supaya terang benderang perkara ini, masyarakat tidak beralibi lain, dia tidak ngoceh sembarangan, kita terangkan," tegas Yusri.

Baca Selanjutnya: Dugaan Pelecehan...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami