Polisi akan Periksa Penumpang Gunakan Surat Keterangan Bebas Covid Palsu

Polisi akan Periksa Penumpang Gunakan Surat Keterangan Bebas Covid Palsu
Bandara Soekarno Hatta. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani
PERISTIWA | 21 Januari 2021 07:31 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho menyampaikan jika pihaknya akan memanggil penumpang yang kedapatan menggunakan Surat Keterangan bebas Covid-19 palsu, saat bepergian dengan pesawat. Hal itu dilakukan, kata Alexander, setelah Polresta Bandara Soetta membongkar sindikat penjual surat Covid-19 palsu bagi penumpang pesawat di Bandara Soekarno Hatta.

"Para penumpang yang teridentifikasi menggunakan dokumen kesehatan palsu akan dilakukan pemanggilan oleh penyidik," kata Alexander saat dihubungi merdeka.com, Kamis (21/1).

Alexander mengatakan bila pemanggilan tersebut digunakan untuk kebutuhan kelengkapan berkas. Nantinya menentukan posisi para penumpang yang memakai surat Covid-19 palsu, ketika gelar perkara.

"Penyidik akan menggunakan mekanisme gelar perkara untuk menentukan posisi para (penumpang) yang dipanggil ini," jelasnya.

"Dan setiap yang mereka dipanggil, akan dilakukan Rapid Antigen oleh Dokkes Polresta Bandara Soetta," tambahnya.

Sebelumnya, Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta kembali menciduk satu oranh pelaku pembuat Surat Keterangan bebas Covid-19 palsu, yang dijualbelikan kepada penumpang pesawat.

"Tersangkanya menjadi 16, setelah satu tersangka lain berinisial H kami amankan," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander, Rabu (20/1).

Alex menuturkan, dalam tindak pidana penggelapan dan pemalsuan itu, tersangka H bertindak sebagai pembuat dan memperjualbelikan surat keterangan bebas Covid-19 palsu kepada para korban.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Kota Bandara Soetta mengungkap tindak pidana pemalsuan yang diotaki DS dan U serta 13 orang pelaku lain, masing-masing berinisial MHJ, M, ZAP, AA, U, YS, SB, S, C, IS, S, RAS dan PA.

Alex menegaskan, dengan ditangkapnya satu tersangka baru berinisial H, maka total tersangka yang diamankan berjumlah 16 orang.

Menurut dia, dari 16 tersangka yang diamankan itu, satu pelaku di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Dan sedang dalam perawatan di RS Polri Kramat Jati.

"Tersangka berinisial M positif Covid 19 melalui test rapid antigen. Sekarang ada di RS Polri Kramat Jati," jelas dia.

Atas perbuatan para pelaku diancam pasal berlapis terkait UU nomor 6 tentang kekarantinaan kesehatan dan UU nomor 4 tentang wabah penyakit menular sesuai pasal 263 KUHPidana dan 268 ayat 1 KUHPidana. (mdk/eko)

Baca juga:
Total 16 Pemalsu Surat Bebas Covid-19 Ditangkap, 1 Orang Positif Corona
Dinkes OKI Sebut Klinik Diduga Keluarkan Surat Antigen Fiktif Tutup Sejak 2017
DPO Kasus Surat Palsu, Suryady Pulang Dari Singapura Serahkan Diri ke Kejari Gianyar
Pelaku Jual Surat Bebas Covid-19 Palsu ke Penumpang Pesawat Rp 1 Juta
Komplotan Pemalsu Surat Bebas Corona di Bandara Soekarno-Hatta Dibekuk
Polisi Bongkar Sindikat Kasus Pemalsuan Surat Hasil Swab PCR di Bandara Soetta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami