Polisi Amankan Ambulans Berlogo Partai Berisi Batu & Amplop Usai Ricuh di Petamburan

PERISTIWA | 22 Mei 2019 12:17 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Polisi mengamankan 11 orang yang diduga provokator dalam kericuhan di wilayah Petamburan, Tanah Abang, Jakarta, dini hari tadi. Polisi menemukan beberapa temuan yang membuat mereka yakin kerusuhan semalam memang sudah direncanakan.

"Mayoritas massa dari luar Jakarta," kata Kadiv Humas Mabes Polri Muhammad Iqbal saat konferensi pers di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Barat, Selasa (22/5).

Beberapa barang bukti yang dikumpulkan, polisi mengamankan satu buah ambulans dengan logo partai. Setelah diperiksa, ambulans itu berisi batu dan alat-alat. Ada juga amplop berisi uang dalam mobil itu. Namun polisi enggan menyebut milik partai apa ambulans itu.

"Sudah kami sita. Polisi sedang mendalami hal ini," kata Iqbal.

"Dari rangkaian tadi, peristiwa dini hari tadi adalah bukan massa spontan. Ini adalah peristiwa by design, settingan," kata Iqbal.

Polisi menggandeng FPI yang bermarkas di Petamburan untuk mencegah aksi anarkis. Pagi tadi, Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Muhsin menegaskan kerusuhan yang terjadi di sekitar Petamburan dan Jalan KS Tubun bukanlah warga sekitar. Menurutnya, ada pihak ketiga yang ingin mengadu domba.

"Alhamdulillah dengan tokoh masyarakat Petamburan dan Kapolres bisa mengkondusifkan lokasi di Petamburan. Ini dilakukan pihak ketiga sengaja buat kekacauan. Ini yg dilakukan ada pihak ketiga ada adu domba," kata Habib Muhsin di lokasi bersama Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (22/5).

Reporter: Putu Merta Surya Putera

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Polisi Tegaskan Kabar Brimob Sipit dari China Hoaks
Dibantu TNI, Polisi Pukul Mundur Massa di Petamburan ke Arah Jati Baru
TNI Redam Massa Aksi 22 Mei
Pendemo Bersorban Geruduk Parlemen, Minta Anggota DPR Buka Mata
Polisi dan FPI Halau Massa di Flyover Slipi
Pasar Tanah Abang Lumpuh Akibat Kerusuhan 22 Mei

(mdk/ian)