Polisi Amankan Penipu Bermodal Baju Seragam Bea Cukai

Polisi Amankan Penipu Bermodal Baju Seragam Bea Cukai
PERISTIWA | 9 Februari 2020 12:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepolisian Polda Metro Jaya mencokok seorang pelaku penipuan bermodus pejabat Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok. Dari tangan pelaku, polisi menyita seragam pegawai Bea Cukai sebagai barang bukti.

"Polisi sita seragam Bea Cukai dari pelaku. Pelaku kami tangkap di Jalan Stasiun Senen pada 6 Februari 2020," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Minggu (9/2).

Dari laporan korban, dia mengatakan, pelaku menawarkan transaksi jual beli barang elektronik dengan harga miring senilai Rp7 juta. Kesepakatan keduanya awalnya terjadi di Facebook, hingga mereka bertemu di Pelabuhan Tanjung Priok dekat kantor Bea Cukai.

"Korban bertemu dengan pelaku yang memakai seragam Bea Cukai, setelah keduanya sampai di kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok, pelaku masuk ke dalam kantor namun tidak kembali lagi, sementara korban ditinggal di luar," jelasnya.

Korban yang merasa tertipu langsung mengadukan yang bersangkutan ke pihak berwajib. Tak dinyana, pelaku ternyata adalah seorang buron yang tengah diburu Polda Jawa Tegah dengan kasus pembobolan ATM di Magelang pada 4 Februari 2020.

"Pelaku adalah DPO, bernama Yoris. Kami kenakan pelaku Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tutup Yusri.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Polisi Belum Bisa Pastikan Soal Pengembalian Uang Korban WO Pandamanda di Depok
Kasad Akui Kecolongan Anggota TNI Dony Pedro Terlibat King of The King
Tergiur Tiket Murah ke Selandia Baru, Duit Rp42 Juta Raib
Mengaku Jadi Korban Begal, Seorang Pemuda di Kalteng Berusaha Bohongi Polisi
Sudah 50 Calon Pengantin Korban WO Pandamanda Lapor Polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami